Perkuat Ekosistem Inklusif, Grab Gelar Edukasi Bahasa Isyarat
Selasa, 29 Sep 2026, 15:02 WIBJAKARTA â Grab Indonesia memperluas rangkaian kegiatan inklusivitas bertepatan dengan Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026. Program bertajuk âTeman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuhâ tersebut mencakup edukasi bahasa isyarat bagi mitra pengemudi dan GrabMerchant, penyaluran rompi bagi mitra pengemudi Tuli, hingga pembelajaran inklusif bagi karyawan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, sebanyak 650 mitra Grab di enam kota mendapatkan edukasi bahasa isyarat. Di sisi lain, sebanyak 1.000 rompi Teman Setara didistribusikan kepada mitra pengemudi Tuli melalui kolaborasi Grab dan Indosat.
Kegiatan yang berlangsung pada September 2026 itu menjadi bagian dari perjalanan Grab selama hampir satu dekade dalam mengembangkan aksesibilitas dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas di dalam ekosistemnya.
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, pengalaman berinteraksi dengan Teman Tuli, baik sebagai mitra pengemudi, mitra GrabMerchant maupun pelanggan, menjadi bagian dari proses pembelajaran perusahaan dalam membangun lingkungan yang lebih inklusif.
âSelama hampir satu dekade, perjalanan bersama Teman Tuli mengajarkan kami bahwa ekosistem inklusif bukan hanya tentang memberikan akses, tetapi juga memastikan setiap orang dapat merasa diapresiasi dan menjadi bagian dari interaksi yang setara dalam keseharian,â kata Neneng melalui siaran pers pada hari Selasa (29/9).
Edukasi Bahasa Isyarat bagi Mitra Pengemudi
Edukasi bahasa isyarat diberikan kepada mitra pengemudi melalui rangkaian Kopdar Spesial Hari Bahasa Isyarat di Medan, Semarang, dan Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mitra untuk berbagi pengalaman sekaligus mempelajari cara berkomunikasi yang lebih inklusif dengan Teman Tuli.
Program tersebut didukung oleh Gerakan untuk Kesejahteraan Tuli Indonesia (GERKATIN), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Koneksi Indonesia Inklusif (Konekin), dan Disability Network (DNetwork).
Dalam rangkaian Kopdar tersebut, Grab dan Indosat menyalurkan 1.000 rompi Teman Setara kepada mitra pengemudi Tuli. Produksi rompi turut didukung kontribusi pelanggan melalui pembelian produk IM3 dan Tri di aplikasi Grab.
Rompi tersebut dilengkapi ilustrasi bahasa isyarat dasar yang ditujukan untuk membantu komunikasi antara mitra pengemudi dan pengguna. Sejumlah isyarat sederhana, seperti arahan kiri dan kanan, âterima kasihâ, serta âsama-samaâ, ditampilkan secara visual pada rompi.
Imelda Situmorang, mitra pengemudi Grab yang merupakan Teman Tuli, mengatakan kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mempelajari cara berkomunikasi sekaligus memahami fitur yang dapat digunakan dalam keseharian.
âRompi Teman Setara juga membantu memperlancar komunikasi karena memuat informasi visual yang dapat dilihat penumpang,â ujar Imelda.
Data Grab menyebutkan sepanjang 2025 terdapat 6.207 mitra pengemudi penyandang disabilitas di Asia Tenggara yang memperoleh akses pendapatan melalui GrabAccess. Program tersebut ditujukan untuk membuka kesempatan ekonomi dan mendukung kemandirian finansial penyandang disabilitas.
450 Mitra GrabMerchant Ikuti Edukasi
Edukasi bahasa isyarat juga diberikan kepada mitra GrabMerchant melalui kegiatan Teras Perwira atau Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha.
Sebanyak 450 mitra GrabMerchant di Bali, Bandung, dan Yogyakarta mengikuti kegiatan tersebut untuk mempelajari komunikasi dasar dengan pelanggan, terutama Teman Tuli.
Melalui sesi interaktif, para pelaku usaha mempelajari sejumlah bahasa isyarat dasar yang dapat diterapkan dalam pelayanan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai komunikasi yang lebih inklusif di lingkungan usaha.
Pembelajaran Inklusif di Lingkungan Internal
Program inklusivitas juga dilakukan di lingkungan internal Grab. Salah satunya melalui kehadiran pop-up booth Kopi Sunyi di kantor pusat Grab Indonesia.
Booth tersebut menghadirkan mitra GrabMerchant penyandang disabilitas dan menjadi ruang bagi karyawan Grab untuk berinteraksi sekaligus mempelajari bahasa isyarat dalam percakapan sehari-hari.
Grab juga mengadakan sesi immersion bersama mitra pengemudi Tuli. Dalam kegiatan tersebut, karyawan mengikuti secara langsung pengalaman mitra pengemudi Tuli ketika menjalankan pesanan pelanggan.
Fitur Digital untuk Mengurangi Hambatan Komunikasi
Selain kegiatan edukasi, Grab menyebut telah menghadirkan sejumlah fitur yang ditujukan untuk mengurangi hambatan komunikasi bagi penyandang disabilitas.
Bagi mitra pengemudi Tuli, fitur Disable Call mengalihkan komunikasi dari panggilan telepon ke pesan teks. Dukungan tersebut dilengkapi GrabSupport yang menyediakan bantuan melalui teks, chat, dan bahasa isyarat bagi mitra penyandang disabilitas.
Grab juga menyediakan Smart Suggestion Chat Information untuk membantu mitra pengemudi memahami kebutuhan komunikasi pelanggan penyandang disabilitas.
Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari pendekatan Grab yang menggabungkan edukasi, aksesibilitas teknologi, dan pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas.
Grab menyatakan pendekatan tersebut akan terus dikembangkan untuk memperluas kesempatan bagi Teman Tuli agar dapat berinteraksi, bekerja, dan memperoleh akses ekonomi dalam ekosistem perusahaan.
- Indosat
- teman tuli
- Hari Bahasa Isyarat Internasional
- Grab Indonesia
- Rompi Teman Setara
- Teman Setara
- Inklusivitas Disabilitas
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Pemkot Jakarta Barat Pastikan Tak Ada Aktivitas Pembangunan Lapangan Padel di Meruya
-
Apresiasi Dedikasi Mitra, Grab Berangkatkan 105 Pengemudi ke Tanah Suci
-
Basarnas Cari Lima Wartawan yang Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Timnas Putri U16 Lolos Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 Usai Tekuk Hongkong 1-0
-
Keracunan 448 Bukan Angka Kecil, Masih Mau Dilanjut?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.