Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Cerita Lisan ke Karya Seni, Bengkel Sastra Hidupkan Kisah Hukurila

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dari Cerita Lisan ke Karya Seni, Bengkel Sastra Hidupkan Kisah Hukurila Doc: Antara
Ket. Penampilan musiklisasi puisi dari warga Negeri Hukurila, Ambon, Maluku.

Ambon - Bengkel Sastra Maluku menghidupkan kembali cerita rakyat Negeri Hukurila, Kota Ambon, melalui program “Bacarita Asal: Alih Wahana dan Publikasi Cerita Rakyat Negeri Hukurila”.

Ketua Bengkel Sastra Maluku Marthen Reasoa mengatakan program tersebut tidak hanya menjadi upaya mengenalkan sejarah dan menghasilkan karya seni, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmanusia.

“Kegiatan Bacarita Asal bukan hanya tentang mengenal sejarah dan membuat karya, tapi membangun hubungan antarmanusia,” kata Marthen di Ambon, Senin (28/9).

Program tersebut bertujuan mendokumentasikan cerita rakyat yang berkembang di Negeri Hukurila sekaligus mengolahnya ke dalam berbagai bentuk karya seni dan sastra agar dapat dikenalkan kepada generasi saat ini.

Kegiatan itu merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Bidang Kebahasaan dan Kesastraan – Fasilitasi dan Apresiasi bagi Komunitas Sastra Tahun 2026 yang difasilitasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Cerita rakyat yang selama ini diwariskan secara lisan melalui tetua adat dan masyarakat dikumpulkan untuk kemudian dikembangkan menjadi puisi, lagu anak, musikalisasi puisi, sketsa bercerita, dan monolog storytelling.

Proses tersebut melibatkan penyair, musisi, pelajar, komunitas seni dan sastra, serta masyarakat Negeri Hukurila.

Marthen mengatakan pengolahan cerita rakyat ke dalam berbagai karya menjadi ruang pertemuan antara masyarakat dan generasi muda melalui seni dan sastra.

“Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengenalan sejarah maupun penciptaan karya, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat dengan generasi muda melalui seni dan sastra,” ujarnya.

Diolah ke Tiga Bahasa

Dalam prosesnya, cerita rakyat Hukurila juga dikembangkan menjadi lagu anak yang direkam dalam tiga bahasa, yakni bahasa daerah, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.

Selain itu, cerita tersebut diolah ke dalam medium digital berupa video dan audio monolog storytelling untuk memperluas ruang partisipasi, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Rangkaian kegiatan tersebut menghasilkan sembilan puisi, satu video musikalisasi puisi, satu video musik lagu anak, tiga video monolog storytelling, serta puluhan sketsa bercerita.

Karya-karya tersebut kemudian dipentaskan dan dipamerkan dalam pertunjukan seni sebagai bagian dari puncak kegiatan.

Bengkel Sastra Maluku berharap pengolahan cerita rakyat ke dalam berbagai karya dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal sejarah dan kebudayaan di lingkungan mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
Tiket Pelni Sampit Kini Bis...
Megapolitan
Kenapa ASN Bekasi Diminta B...
Nasional
Layanan Kesehatan Naik Leve...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.