• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Dari Aktivitas Harian hing...

Dari Aktivitas Harian hingga Olahraga Ekstrem, Smartwatch Kian Multifungsi

Minggu, 27 Sep 2026, 22:17 WIB

JAKARTA — Perkembangan perangkat wearable membuat jam tangan pintar (smartwatch) semakin banyak digunakan untuk memantau aktivitas fisik, kebugaran, hingga sejumlah parameter kesehatan. Perangkat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi mulai menjadi bagian dari ekosistem digital yang membantu pengguna memperoleh data mengenai kondisi tubuh dan aktivitas sehari-hari.

Laporan Voice of The Consumer 2026 dari PwC Indonesia menunjukkan bahwa 86 persen konsumen yang disurvei telah menggunakan aplikasi kesehatan atau perangkat wearable. Data tersebut menggambarkan meningkatnya penggunaan teknologi digital untuk mendukung pemantauan kesehatan dan gaya hidup.

Ket. Foto: Keluarga smartwatch Huawei. Saat ini perangkat wearable ini telah berkembang dari sekadar memantau kesehatan, kebugaran, dan aktivitas olahraga, hingga mendukung kebutuhan pengguna dengan gaya hidup aktif. — Sumber: Huawei Indonesia

Perkembangan tersebut juga mendorong produsen smartwatch mengembangkan perangkat dengan kemampuan pemantauan yang semakin beragam. Huawei, misalnya, memperkenalkan sejumlah lini smartwatch dalam agenda global launch kuartal III 2026 di Munich, Jerman.

Portofolio tersebut mencakup seri yang ditujukan untuk kebutuhan sehari-hari, kebugaran, olahraga lari, aktivitas luar ruang, hingga pemantauan kesehatan. Huawei mengelompokkan pengembangan produknya ke dalam sejumlah aspek, antara lain desain, pemantauan kesehatan, dan pemantauan olahraga.

Pemantauan Kesehatan dan Olahraga

Salah satu lini yang menjadi perhatian adalah Watch GT Series. Setelah Watch GT 6 diperkenalkan pada 2025, Huawei menyiapkan generasi berikutnya, Watch GT 7.

Seri tersebut dikembangkan dengan fokus pada desain, pemantauan kesehatan, dan kemampuan olahraga. Pada varian GT 7 Pro, Huawei menyebut perangkatnya dilengkapi studi risiko penyakit jantung koroner dan diabetes serta fitur elektrokardiogram (ECG).

Untuk aktivitas olahraga, perangkat ini juga dibekali sejumlah fitur pemantauan, antara lain wrist-based turn detection, G-force detection, ski mapping, serta analisis berbasis kecerdasan buatan.

Kehadiran fitur-fitur tersebut menunjukkan pergeseran fungsi smartwatch dari sekadar pencatat aktivitas menjadi perangkat yang dapat mengolah berbagai data olahraga. Meski demikian, data yang dihasilkan perangkat wearable tetap perlu dipahami sesuai tujuan penggunaannya dan tidak serta-merta menggantikan pemeriksaan medis.

Perangkat Khusus untuk Pelari

Kebutuhan pelari jarak jauh menjadi sasaran Watch GT Runner. Perangkat ini menggunakan desain ringan dan aerodinamis untuk mendukung penggunaan selama latihan maupun perlombaan.

Selain pelacakan rute dan jarak, perangkat tersebut menyediakan sejumlah metrik latihan, seperti running power, lactate threshold, Running Ability Index, dan VOâ‚‚ Max. Terdapat pula Intelligent Marathon Mode memberikan perhitungan pace secara real-time.

Bagi pelari, data tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi pola latihan dan mengatur intensitas berdasarkan target yang ingin dicapai. Penggunaan metrik kebugaran secara konsisten juga dapat membantu pengguna melihat perubahan performa dari waktu ke waktu.

Untuk Aktivitas Luar Ruang dan Olahraga Ekstrem

Kebutuhan yang berbeda muncul pada pengguna yang melakukan aktivitas luar ruang atau olahraga air. Untuk segmen tersebut, Huawei menawarkan Watch Ultimate Series.

Perangkat ini menggunakan sejumlah material yang dirancang untuk mendukung ketahanan, seperti zirconium-based liquid metal, nanocrystal ceramic, dan sapphire glass. Seri tersebut juga menyediakan dive mode untuk aktivitas bawah air hingga kedalaman yang diklaim mencapai 150 meter.

Kemampuan seperti pemetaan, pelacakan aktivitas, dan fitur khusus olahraga menjadi semakin penting bagi pengguna yang beraktivitas di lingkungan dengan kondisi lebih menantang. Dalam konteks tersebut, ketahanan perangkat menjadi bagian dari kebutuhan fungsional, bukan hanya aspek desain.

Memantau Aktivitas Harian

Tidak semua pengguna smartwatch membutuhkan fitur untuk olahraga ekstrem. Sebagian besar penggunaan justru berlangsung dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari berjalan kaki, berolahraga ringan, hingga memantau kebiasaan aktivitas.

Huawei menempatkan Watch Fit Series untuk kebutuhan tersebut. Dengan bentuk persegi dan bobot yang relatif ringan, seri ini dirancang untuk penggunaan sepanjang hari serta menyediakan fitur pemantauan aktivitas dan olahraga.

Sementara itu, Watch Series menyasar pengguna yang membutuhkan tampilan lebih formal. Desainnya mengadopsi karakter jam tangan klasik dengan tambahan sejumlah fitur kesehatan dan fungsi pintar.

Pemantauan Tekanan Darah

Segmen lain yang lebih berfokus pada kesehatan diwakili Watch D Series. Perangkat ini menggunakan sensor tekanan, pompa mini, dan mechanical airbag untuk melakukan pengukuran tekanan darah.

Huawei menyebut teknologi tersebut telah memperoleh sertifikasi medis untuk pengukuran tekanan darah. Seri ini juga memiliki fitur ambulatory monitoring untuk pemantauan dalam periode tertentu serta Health Glance untuk melihat ringkasan sejumlah indikator kesehatan.

Penggunaan perangkat untuk pemantauan kesehatan secara mandiri perlu tetap ditempatkan sebagai pelengkap. Hasil pengukuran yang menunjukkan kondisi tidak normal atau menimbulkan kekhawatiran tetap perlu dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan dan, bila diperlukan, dikonfirmasi menggunakan perangkat medis yang sesuai.

Baterai dan Kompatibilitas

Selain kemampuan pemantauan kesehatan dan olahraga, daya tahan baterai menjadi salah satu faktor yang menentukan pengalaman penggunaan smartwatch. Huawei mengklaim seri GT dapat memiliki ketahanan baterai hingga 21 hari, tergantung model dan pola penggunaan.

Seluruh lini yang diperkenalkan juga dirancang agar dapat terhubung dengan berbagai sistem operasi smartphone. Aplikasi Huawei Health memungkinkan perangkat terhubung dengan ponsel berbasis Android, iOS, maupun HarmonyOS.

Dengan semakin beragamnya fungsi smartwatch, kebutuhan pengguna pun menjadi lebih spesifik. Pelari membutuhkan metrik latihan dan navigasi, pengguna aktivitas luar ruang membutuhkan perangkat tangguh, sementara pengguna sehari-hari lebih membutuhkan pemantauan aktivitas dan kesehatan yang praktis.

Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa pasar smartwatch tidak lagi hanya bertumpu pada fungsi penunjuk waktu atau notifikasi. Perangkat kini berkembang menjadi salah satu sarana untuk mengumpulkan dan membaca data aktivitas tubuh, dengan tingkat fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna.

Huawei juga menyatakan akan menghadirkan generasi terbaru Watch GT Series di Indonesia. Informasi mengenai waktu dan ketersediaan produk di pasar Indonesia akan disampaikan melalui kanal resmi perusahaan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.