Mendadak Jadi Komidi Putar, Begini Aksi King Nassar yang Bikin Pestapora Heboh
📅 Sabtu, 26 Sep 2026, 04:05 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAKARTA - King Nassar kembali membuat gebrakan di panggung Pestapora dengan penampilan yang tak biasa.
Setelah di tahun-tahun sebelumnya pernah memanjat tiang panggung hingga muncul dari dalam properti nanas raksasa, tahun ini Nassar hadir bak sebuah komidi putar.
Pada penampilannya di Pestapora 2026 di Gambir Expo & Hall D2 JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (25/9) malam, Nassar mengenakan busana bernuansa merah putih menyerupai wahana komidi putar di karnaval.
Ia mengenakan celana dengan luaran membentuk atap komidi putar yang mengembang, lengkap dengan ornamen-ornamen kuda yang menempel di badan dan menggantung di bagian bawah kostumnya.
Penampilan tersebut sontak menjadi perhatian penonton yang memadati area panggung. Tak sedikit yang menggelengkan kepala sembari tertawa terhibur.
Pedangdut humoris itu membuka penampilannya dengan membawakan lagu “Lima Menit Lagi”. Di sela penampilan, ia sempat meminta respons penonton mengenai busana yang dikenakannya.
“Bagaimana bajunya? Suka? Love it? Like it?” kata Nassar dengan nada centil, yang langsung disambut sorai dukungan penonton.
Ia kemudian melanjutkan aksi panggungnya dengan energik membawakan “Ikan Dalam Kolam” dan “Gejolak Asmara” yang disambut antusias oleh penonton.
Setelah membawakan beberapa tembang ikonis, Nassar melepas luaran berbentuk atap komidi putar tersebut. Ia kemudian menyampaikan alasan dirinya selalu menghadirkan penampilan dengan konsep yang berbeda setiap kali tampil di atas panggung, khususnya Pestapora.
“Ini tahun kelima saya di Pestapora, tepuk tangan untuk Pestapora,” ujar Nassar.
Pria bernama asli Nasir Mohammad tersebut mengatakan penampilan yang unik merupakan salah satu caranya menghargai para penonton yang telah menyisihkan uang untuk membeli tiket dan datang menyaksikan pertunjukannya.
“Kalau ada yang nanya, kenapa Nassar dandanannya selalu aneh-aneh? Saya ingin memberikan kepuasan untuk orang yang beli tiket,” katanya.
Menurut Nassar, penampil harus memperhatikan berbagai aspek ketika mendapat kesempatan tampil di hadapan penonton, mulai dari busana, lagu, hingga aksi panggung.
“Setiap kita diundang orang itu kita harus memperhatikan segalanya. Dari atas sampai bawah, persembahan, lagu, baju, suara, hobah-hobah,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!