Pemkot Bengkulu dan Kemensos Jemput Bola Bantu Anak Putus Sekolah Kembali Belajar.

Rabu, 23 Sep 2026, 12:16 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, bersama UPT Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial melakukan aksi jemput bola untuk mencari anak yang putus sekolah atau rentan tidak melanjutkan pendidikan agar dapat kembali belajar.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Afriyenita di Bengkulu, Rabu, mengatakan upaya tersebut dilakukan dengan mendatangi anak-anak rentan putus sekolah yang ditemukan di jalanan maupun sejumlah sudut kota.

Ket. Foto: Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Afriyenita di Bengkulu, Rabu (23/9). — Sumber: Antara Foto

"Jangan sampai kemiskinan hari ini membuat anak-anak kita kehilangan masa depan. Pendidikan adalah salah satu jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan. Karena itu, anak yang putus sekolah harus kita cari dan kita bantu untuk kembali belajar," kata dia.

Menurut Afri, pemerintah tidak ingin kondisi ekonomi menjadi alasan anak-anak di Kota Bengkulu kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendidikan.

Ia mengatakan persoalan anak putus sekolah tidak hanya berkaitan dengan angka statistik, tetapi juga dipengaruhi berbagai persoalan seperti kondisi ekonomi keluarga, kerentanan keluarga, serta lingkungan sosial.

Karena itu, Pemkot Bengkulu berupaya melakukan pendekatan langsung kepada anak-anak yang tidak lagi bersekolah untuk mengetahui kondisi mereka sekaligus mencari solusi agar dapat kembali memperoleh pendidikan.

Afriyenita mengatakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan angka putus sekolah adalah melalui Program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial.

Sebelumnya, Pemkot Bengkulu menerima tambahan kuota calon siswa Program Sekolah Rakyat untuk jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA).

Kuota calon siswa tingkat SD bertambah dari 14 menjadi 33 siswa, jenjang SMP dari 37 menjadi 68 siswa, sedangkan jenjang SMA bertambah dari 32 menjadi 37 siswa.

"Untuk kuota calon siswa untuk program sekolah rakyat dari Kota Bengkulu bertambah. Program ini menjadi langkah strategis dalam memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan yang setara dan berkualitas," kata dia.

Menurut dia, penambahan kuota tersebut membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Pemkot Bengkulu berharap melalui upaya penjangkauan langsung dan Program Sekolah Rakyat semakin banyak anak yang sebelumnya putus atau rentan putus sekolah dapat kembali mengenyam pendidikan.

Upaya tersebut juga diharapkan dapat mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bengkulu.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.