Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bogor Rangkul Korban PHK, Modal Kecil Risiko Rendah Buka Usaha Kuliner di Jambu Dua

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 01:40 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor Rangkul Korban PHK, Modal Kecil Risiko Rendah Buka Usaha Kuliner di Jambu Dua Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor
Ket. Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau Pasar Bersih Jambu Dua, Kota Bogor, Jawa Barat.

KOTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor menyediakan fasilitas sentra kuliner sekaligus skema insentif usaha di Pasar Bersih Jambu Dua untuk membantu masyarakat terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali memperoleh penghasilan. 

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Bogor, Senin, mengatakan sentra kuliner di Pasar Bersih Jambu Dua menjadi salah satu ruang bagi masyarakat yang ingin bangkit setelah kehilangan pekerjaan maupun pelaku usaha yang baru merintis bisnis.

"Pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) ini salah satunya ada yang mengalami PHK. Melihat peluang di Pasar Jambu Dua, daya juangnya kembali bangkit," kata Dedie, Senin (21/9).

Menurut dia, kehilangan pekerjaan merupakan kondisi yang berat bagi perekonomian seseorang, terlebih ketika masyarakat yang ingin memulai usaha harus mengeluarkan modal besar untuk menyewa tempat.

Oleh sebab itu, Pemkot Bogor bersama investor dan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menyediakan sentra kuliner di Pasar Bersih Jambu Dua sekaligus memberikan skema insentif bagi pelaku usaha.

Dedie mengatakan dukungan tersebut ditujukan terutama kepada pelaku usaha rintisan yang memiliki keterbatasan modal sehingga dapat memulai usaha dengan risiko yang lebih kecil.

"Untuk berkembang dan maju, modal yang terbatas itu harus dibarengi dengan risiko yang kecil. Makanya, kita bantu dengan insentif," ujar Dedie.

Dia pun menilai keberadaan fasilitas tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat yang memiliki kemauan untuk kembali produktif setelah menghadapi persoalan ekonomi.

"Ini adalah wujud nyata keberpihakan dan kepedulian bahwa mereka tidak sendiri. Ada pemerintah yang hadir menemani, merangkul untuk bangkit, berusaha, dan berkembang," tutur Dedie.

Pasar Bersih Jambu Dua merupakan hasil transformasi Pasar Induk Jambu Dua yang kini tidak hanya menjadi pusat perdagangan bahan pangan, tetapi juga dilengkapi sentra kuliner bagi pelaku UMKM. 

Pemkot Bogor mengembangkan kawasan tersebut sebagai laboratorium UMKM kuliner dengan mempertemukan fasilitas usaha, pendampingan, serta pasar bagi pelaku usaha pemula.

Dedie berharap model pemberdayaan tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat, termasuk korban PHK, pekerja yang ingin beralih menjadi pengusaha, maupun masyarakat yang ingin meningkatkan perekonomian melalui usaha skala kecil.

"Dengan usaha bersama secara kolektif, laboratorium UMKM kuliner ini dapat tumbuh, maju, dan berkembang," pungkas Dedie. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.