Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelopor Bank Emas, Pegadaian Kelola 153 Ton Emas Secara Nasional

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelopor Bank Emas, Pegadaian Kelola 153 Ton Emas Secara Nasional Doc: Pegadaian
Ket. PT Pegadaian Persero Kanwil IX Jakarta 2 menggelar Media Gathering di Jakarta,Sabtu (29/8/2026).

JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) mengelola sekitar 153 ton emas secara nasional dan memantapkan ​​​​​posisi sebagai pelopor pembentukan Bank Emas pertama di Indonesia karena memiliki layanan transaksi emas terlengkap.

“Pegadaian sebagai salah satu pelopor pembentukan Bullion Bank (Bank Emas) pertama di Indonesia,” kata Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil IX Jakarta 2, Maryono saat Media Gathering di Jakarta, Sabtu (29/8).

Maryono menjelaskan dengan pengelolaan 153 ton emas, hal itu membuktikan kepercayaan tinggi masyarakat dan institusi terhadap kapabilitas serta kredibilitas Pegadaian dalam industri pengelolaan emas nasional.

Pegadaian dinilai memiliki kesiapan infrastruktur yang paling mumpuni dan matang untuk mengoperasikan sistem Bullion Bank di Tanah Air.

Hal itu, kata Maryono, didasari oleh fakta bahwa lebih dari 90 persen agunan gadai di Pegadaian berupa emas.

Infrastruktur itu ditopang oleh jaringan ruang penyimpanan emas (vault) dengan standar keamanan internasional terbaik di Indonesia.

Portofolio produk Layanan Bank Emas (Bullion Services) terlengkap di Indonesia yang dihadirkan Pegadaian meliputi deposito emas, pinjaman modal kerja emas, jasa titipan emas korporasi, serta perdagangan emas.

Maryono menyatakan optimistis dan komitmen penuh perusahaan dalam mendukung inklusi keuangan berbasis emas.

"Sinergi dan kolaborasi dengan awak media merupakan kunci utama bagi Pegadaian dalam menyampaikan edukasi literasi keuangan secara tepat dan akurat kepada masyarakat,” kata dia.

PT Pegadaian Persero Kanwil IX Jakarta 2 juga memperkenalkan aplikasi super bernama "TRING by Pegadaian", yakni sebuah platform digital dari Pegadaian yang menghadirkan kemudahan transaksi ekosistem emas secara transparan, aman dan fleksibel dalam genggaman.

Selain itu, ada juga produk Tabungan Emas Pegadaian yaitu layanan pembelian dan penjualan emas dengan fasilitas titipan berbiaya terjangkau yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas mulai dari nominal sangat kecil.

“Produk Cicilan Emas serta Arisan Emas sebagai alternatif perencanaan keuangan kelompok atau komunitas dalam menghadapi laju inflasi,” kata Maryono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.