Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Status Gunung Anak Krakatau Turun dari Siaga Menjadi Level II Waspada

📅 Senin, 21 Sep 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Status Gunung Anak Krakatau Turun dari Siaga Menjadi Level II Waspada Doc: Antara
Ket. Ilustrasi Gunung Anak Krakatau.

Jakarta - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan tingkat aktivitas Gunungapi Anak Krakatau di Selat Sunda, dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) terhitung mulai Senin malam.

Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam laporannya di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa penurunan status ini ditetapkan setelah dilakukan analisis dan evaluasi secara menyeluruh terhadap penurunan aktivitas vulkanik serta data deformasi yang menunjukkan gejala deflasi.

Sebelumnya, tingkat aktivitas gunungapi aktif tipe A tersebut sempat dinaikkan menjadi Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026 akibat peningkatan kegempaan dan deformasi. Selama periode tersebut, Gunung Anak Krakatau mencatatkan sebanyak 224 kali erupsi hingga 3 September 2026.

Gunung api tersebut juga sempat mengalami erupsi menerus selama 25 jam pada 4 hingga 6 September 2026 yang menghasilkan aliran lava ke arah barat laut, barat, hingga barat daya.

Namun, pasca-kejadian tersebut dan tujuh kali erupsi strombolian, aktivitas vulkanik tercatat cenderung menurun hingga 20 September 2026.

Seiring dengan penurunan tingkat aktivitas ini, Badan Geologi mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat, wisatawan, dan pendaki tidak mendekati atau beraktivitas dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas kawah guna mengantisipasi ancaman bahaya lontaran batu pijar serta hujan abu lebat.

Selain itu, masyarakat yang berada di wilayah pesisir pantai Provinsi Banten dan Lampung diimbau untuk tetap tenang serta tidak memercayai isu-isu menyesatkan mengenai erupsi yang dikaitkan dengan potensi tsunami.

Masyarakat diminta untuk beraktivitas seperti biasa sembari tetap senantiasa mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.