Mewaspadai Potensi Udara Panas di Sejumlah Wilayah Sulsel

Senin, 21 Sep 2026, 23:37 WIB

Makassar - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mengingatkan masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk mewaspadai potensi udara panas pada Selasa (22/9).

"Berdasarkan peringatan dini cuaca BBMKG Wilayah IV, kategori siaga potensi udara panas dengan ambang suhu yang terasa mencapai 40-45 derajat Celsius berlaku di lima wilayah, yakni Gowa, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Wajo," kata Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Noviana di Makassar, Senin.

Ket. Foto: Suasana cuaca cerah dan matahari yang menyengat sehingga Balai Besar Klimatologi, Meteorlogi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah 4 mengeluarkan peringatan dini untuk kondisi cuaca untuk Selasa (22/9/2026). — Sumber: Antara

Sementara itu, lanjut dia, sejumlah daerah lainnya masuk kategori waspada dengan ambang udara terasa panas 35-40 derajat Celsius.

Wilayah tersebut meliputi Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Makassar, Maros, Palopo, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Soppeng, dan Takalar.

Selain udara panas, BBMKG juga mengeluarkan peringatan waspada potensi angin kencang pada Selasa di Barru, Bantaeng, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Wajo. Kecepatan angin yang berpotensi terjadi berada sekitar 37-46 kilometer per jam.

Untuk kondisi cuaca, sebagian besar wilayah Sulsel diprakirakan cerah berawan pada pagi hingga siang hari. Hujan ringan masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Sidrap, Tana Toraja, dan Toraja Utara pada siang hingga sore hari.

Pada malam hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, dan Sidrap. Sementara pada dini hari, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Luwu Timur dan Luwu Utara.

Secara umum, suhu udara di Sulsel pada 22 September diprakirakan berada pada kisaran 18-37 derajat Celsius dengan kelembapan 49-100 persen. Arah angin diprakirakan dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 13-41 kilometer per jam.

BBMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah yang masuk kategori siaga, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca panas, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat juga diimbau memperhatikan kondisi tubuh dan mencukupi kebutuhan cairan.

Peringatan tersebut menjadi penting karena sebagian besar wilayah Sulsel masih menghadapi kondisi musim kemarau. Sebelumnya, BMKG menyebut sebagian besar wilayah Sulsel masih berada pada puncak musim kemarau dan masa peralihan musim berpotensi berlangsung lebih lambat dari kondisi normal.

  • cuaca ekstrem

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.