Berangkat Umrah, Ulama Bangladesh Tewas dalam Serangan Houthi di Bandara Riyadh
📅 Senin, 12 Okt 2026, 15:43 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SRIYADH – Perjalanan ibadah umrah seorang ulama asal Bangladesh, Mufti Nasrullah Al-Badr, berakhir tragis. Ia dilaporkan tewas dalam serangan yang menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, saat mengenakan pakaian ihram dan bersiap melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci, Minggu (11/10)..
Dari The Siasat Daily,Nasrullah, yang juga dikenal sebagai Mufti Mohammad Nasrullah Badarpuri, sedang berada dalam perjalanan umrah bersama rombongan 45 guru dan staf madrasah dari Bangladesh. Mereka transit di Riyadh sebelum melanjutkan penerbangan menuju Jeddah, gerbang utama menuju Makkah.
Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi tragedi setelah serangan terjadi di bandara pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Nasrullah dilaporkan mengalami luka fatal akibat insiden tersebut.
Menurut laporan media Bangladesh, The Daily Star, kabar kematian Nasrullah telah dikonfirmasi pihak keluarga, termasuk saudara iparnya, Maulana Mohammad Nasir Uddin.
Nasrullah berasal dari Desa Badarpur, Distrik Cumilla, Bangladesh. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai pengajar di lingkungan pendidikan Islam di Dhaka.
Ia meninggalkan seorang istri dan tiga anak yang masing-masing berusia tujuh tahun, lima tahun, dan dua tahun.
Kisah kematian Nasrullah menyita perhatian karena ia sedang dalam perjalanan untuk menunaikan ibadah umrah. Pakaian ihram yang dikenakannya menjadi gambaran pilu dari perjalanan spiritual yang tak pernah sampai ke tujuan.
Serangan di Bandara Internasional King Khalid tersebut dikaitkan dengan kelompok Houthi yang berbasis di Yaman. Namun, atribusi tanggung jawab serangan dan rincian jumlah korban perlu merujuk pada keterangan resmi otoritas Arab Saudi serta laporan terbaru media internasional.
Insiden ini juga berdampak terhadap warga negara lain yang berada di bandara. Pemerintah Bangladesh dilaporkan berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk menangani warga yang terdampak, termasuk membantu proses identifikasi korban dan penanganan korban luka.
Kematian Nasrullah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan komunitas pendidikan Islam di Bangladesh. Perjalanan yang diniatkan untuk beribadah ke Tanah Suci justru berakhir tragis sebelum ia tiba di Makkah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!