Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasca-Banjir dan Fasilitas Rusak, Pemkot Medan & Mendikdasmen Sidak SMPN 16, Ini Hasilnya

26 Selasa, 15 Sep 2026, 02:20 WIB | Oleh:
Pasca-Banjir dan Fasilitas Rusak, Pemkot Medan & Mendikdasmen Sidak SMPN 16, Ini Hasilnya Pasca-Banjir dan Fasilitas Rusak, Pemkot Medan & Mendikdasmen Sidak SMPN 16, Ini Hasilnya Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Medan
Ket. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah Abdul Mu'Ti di SMP N 16 Medan, Senin.

MEDAN - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara terus berkomitmen meningkatkan akses belajar-mengajar dengan melakukan perbaikan sarana sekolah yang tidak mendukung.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas berkomitmen memperbarui sarana meubelair di SMPN 16 Medan usai meninjau langsung kondisi fasilitas sekolah yang rusak bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.

"Tahun ini, meubelair di SMP N 16 kita ganti," ujar Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas di Medan, Senin (14/9).

Rico Waas yang mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah Abdul Mu'ti menemukan sarana maupun fasilitas sekolah mengalami kerusakan.

Ia mengatakan, fasilitas pendidikan menjadj dasar yang harus diberikan pemerintah untuk menunjang proses mengajar lebih optimal.

"Untuk itu, tahun ini kita akan isi meubelair-nya supaya anak-anak nyaman," kata dia.

Dalam mengoptimalkan tersebut, Rico Waas meminta jajarannya untuk mencatat segala keperluan meubelair sekolah tersebut agar pengadaan-nya berjalan dengan semestinya.

Selain meninjau fasilitas sekolah, Rico Waas bersama Mendikdasmen Abdul Mu'ti juga berkesempatan meninjau sejumlah program termasuk program Makan Bergizi Gratis.

Mendikdasmen mengatakan program yang digagas pemerintah pusat tersebut berjalan baik tanpa ada hambatan yang berarti.

"Siswa antusias. Mereka berterimakasih dengan Presiden Prabowo Subianto," ujar Abdul Mu'ti.

Menteri dalam kesempatan itu juga Selain meninjau penggunaan interactive flat panel (IFP) atau papan interaktif digital dalam pembelajaran.

Menurut dia, perangkat tersebut telah dimanfaatkan guru untuk menyampaikan materi pelajaran, termasuk matematika.

"Saya tadi juga melihat ruang kelas yang sebelumnya terdampak banjir dan telah selesai direhabilitasi. Pembangunan ruang kelas tersebut rampung pada Agustus 2026 sehingga seluruh kegiatan pembelajaran kini telah kembali berlangsung 100 persen secara tatap muka," ujar Abdul Mu'ti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Megapolitan
Dugaan Ijazah Palsu Dominas...

Pelatih Persebaya Analisis 6 Laga Madura United

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pelatih Persebaya Analisis ...
Advertisement
Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.