Halte Universitas Pancasila Resmi Dibuka, Layani 5 Rute Transjakarta

Selasa, 15 Sep 2026, 17:45 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meresmikan Halte Universitas Pancasila di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (15/9). Kehadiran halte tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas akses transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan mudah dijangkau masyarakat.

Halte Universitas Pancasila melayani lima rute Transjakarta yang menghubungkan kawasan Jakarta Selatan dengan sejumlah wilayah lainnya. Kelima rute tersebut juga didukung jumlah armada dan waktu tunggu yang disesuaikan dengan kebutuhan penumpang, khususnya pada jam sibuk.

Ket. Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meresmikan Halte Universitas Pancasila di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (15/9). Kehadiran halte tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas akses transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan mudah dijangkau masyarakat. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Lima rute Transjakarta yang dilayani Halte Universitas Pancasila:

  1. Rute 4B Stasiun Manggarai–Universitas Indonesia: Rute ini melayani perjalanan dengan 18 unit bus dan memiliki headway sekitar 10 menit pada jam sibuk.
  2. Rute 9H Cipedak–Pasar Minggu: Rute tersebut tersedia dengan tujuh unit bus dan headway sekitar 10 menit pada jam sibuk.
  3. Rute D21 Universitas Indonesia–Lebak Bulus: Rute D21 memiliki 29 unit bus dengan waktu tunggu sekitar 10 menit pada periode sibuk.
  4. Rute JAK.44 Andara–Universitas Pancasila: Layanan ini didukung 30 unit bus dengan headway lebih rapat, yakni sekitar lima menit pada jam sibuk.
  5. Rute JAK.64 Terminal Pasar Minggu–Aselih: Rute JAK.64 memiliki 24 unit bus dan melayani penumpang dengan headway sekitar lima menit pada jam sibuk.

Rano mengatakan keberadaan halte tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses transportasi publik. Menurutnya, peningkatan kualitas halte juga harus diikuti dengan layanan yang mampu memenuhi kebutuhan berbagai kelompok pengguna.

“Headway rute 4B, 9H, dan D21 mencapai 10 menit pada jam sibuk, sedangkan JAK.44 dan JAK.64 lebih rapat, yakni 5 menit pada jam sibuk. Peresmian halte ini pun menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik yang inklusif, aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat,” ujar Rano.

Selain mendukung mobilitas masyarakat, fasilitas di Halte Universitas Pancasila dirancang untuk memberikan akses yang lebih baik bagi seluruh pengguna. Perhatian terhadap aspek aksesibilitas menjadi salah satu bagian dari upaya menciptakan layanan transportasi publik yang dapat digunakan secara setara.

Revitalisasi halte tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, Transjakarta, dan Universitas Pancasila. Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan keterlibatan institusi pendidikan dalam mendorong sivitas akademika untuk menggunakan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari.

“Transjakarta merealisasikan pembangunan fisik halte, sementara Universitas Pancasila turut mendorong pemanfaatannya oleh mahasiswa dan sivitas akademika sebagai bagian dari upaya beralih ke transportasi publik,” ungkap Rano.

Rano berharap keberadaan halte baru tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, khususnya mahasiswa dan sivitas akademika Universitas Pancasila. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga fasilitas halte agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Pemprov DKI Jakarta bersama Transjakarta akan terus meningkatkan kualitas fasilitas transportasi publik agar semakin memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dalam peresmian tersebut, Rano juga membagikan cerita personal mengenai Universitas Pancasila yang memiliki kenangan tersendiri baginya. Kampus tersebut pernah menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar serial televisi Si Doel Anak Sekolahan pada 1991.

Rano mengingat salah satu adegan dalam serial tersebut ketika tokoh Si Doel yang diperankannya menjalani prosesi wisuda di lingkungan Universitas Pancasila. Kenangan tersebut kembali muncul ketika dirinya hadir untuk meresmikan halte yang berada di kawasan kampus tersebut.

“Tentu tempat ini banyak kenangan. Walaupun artinya ini hanya sebuah film, sebuah cerita, tapi di sinilah yang membuat saya terinspirasi untuk melanjutkan kisah-kisah yang lain,” pungkasnya.

Peresmian Halte Universitas Pancasila turut dihadiri sejumlah pejabat dan pihak terkait. Mereka antara lain Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo, Rektor Universitas Pancasila Adnan Hamid, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza, serta jajaran terkait lainnya.

Dengan beroperasinya halte tersebut, masyarakat di sekitar Lenteng Agung dan kawasan Universitas Pancasila memiliki tambahan akses untuk menggunakan transportasi umum. Pemprov DKI Jakarta berharap peningkatan fasilitas dan konektivitas transportasi publik dapat mendorong semakin banyak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.