• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Bukan Jadi Pemeran, Luna M...

Bukan Jadi Pemeran, Luna Maya Kini Produser Eksekutif Film 'Desember Jani'

Selasa, 15 Sep 2026, 04:00 WIB

Jakarta - Aktris Luna Maya bergabung sebagai produser eksekutif film produksi Palari Films berjudul "Desember Jani" yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 10 Desember 2026.

"Saya merasa sangat senang bisa menjadi bagian dari produser eksekutif film 'Desember Jani', sebuah film dengan warna lain yang hangat dari Palari Films. Saya juga bangga menjadi bagian dari 'All Women Project' ini," kata Luna Maya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (15/9).

Ket. Foto: Aktris Luna Maya (pertama kiri) mengumumkan bergabung sebagai produser eksekutif film "Desember Jani" dalam media gathering di restoran kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (14/9). — Sumber: Antara

Film garapan sutradara Ariani Darmawan itu mengangkat dinamika keluarga tiga generasi yang terdiri dari Oma (Tutie Kirana), Winnie sang Ibu (Sigi Wimala), serta dua remaja putri kakak beradik bernama Julia (Hyori Mika) dan Jani (Chempa Puteri).

Konflik utama dipicu oleh keputusan Julia yang kabur dari rumah tanpa pamit sepuluh hari lalu, sehingga meninggalkan ketegangan psikologis antara Jani dan Winnie.

“Saat ruang interaksi semakin luas dan tak berbatas, termasuk dunia digital, maka kemampuan berbicara dan mendengarkan 'are the muscle we need to exercise'. Latihan di rumah bersama keluarga, idealnya menjadi tempat utama bagi anak dan remaja, sayangnya keluarga tak pernah ideal, tidak terkecuali keluarga Jani," kata produser Meiske Taurisia dari Palari Films.

Sutradara Ariani Darmawan mengatakan "Desember Jani" adalah film tentang sebuah keluarga yang tidak sempurna tapi masih mau mencoba.

"Bagaimana hubungan keluarga yang terkadang tidak selalu bisa mengatakan apa yang ingin dikatakan. Rasanya berbicara jujur apa adanya, mungkin cara terbaik untuk mendekatkan kembali satu sama lain,” kata Ariani.

Bagi Sigi Wimala yang memerankan karakter Winnie, kompleksitas emosi antartokoh menjadi pengikat utama dari jalannya cerita.

“Tidak semua yang pergi benar-benar hilang. Mungkin itu juga bisa menggambarkan bahwa yang pergi itu bisa jadi tidak selamanya, bisa jadi sementara," ujar Sigi.

Sigi menambahkan, apa yang terjadi di keluarga ini adalah bentuk ekspresi cinta, dengan berbagai lapis dan kompleks. Gengsi tapi rindu, namun lebih baik tidak bertemu. Semua itu rasanya ada di dalam keluarga dan itu yang tetap menjadikannya sebuah keluarga.

Film itu menandai debut penulisan skenario dari novelis Cyntha Hariadi dengan seluruh proses syuting dilakukan di Bandung.

Palari Films telah merilis "teaser trailer" dan video musik dari lajur suara orisinal yang berjudul "Kopi Kaleng" ciptaan Harlan Boer yang diaransemen ulang serta dibawakan langsung oleh dua pemeran, Hyori Mika dan Chempa Puteri, Senin (14/9).

Video musik itu mengusung konsep cerita kakak-adik yang kompak dan hangat antara karakter Jani dan Julia.

  • Luna Maya

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.