Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Tujuh Wilayah di Sumsel Masuk Status Awas Kekeringan

📅 Senin, 14 Sep 2026, 15:41 WIB | Oleh:
BMKG: Tujuh Wilayah di Sumsel Masuk Status Awas Kekeringan Doc: ANTARA/Oky Lukmansyah
Ket. Arsip. Petani melihat kondisi sawah yang mengering di Desa Kedung Kelor, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (17/6).

PALEMBANG -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan tujuh wilayah di Sumatera Selatan berada pada tingkat awas berdasarkan peta peringatan dini kekeringan meteorologis untuk dasarian I September 2026.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sumatera Selatan Nandang Pangaribowo di Palembang, Senin, mengatakan tujuh wilayah tersebut yakni Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Banyuasin, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Muara Enim.

Kemudian, Kota Palembang dan Prabumulih berada pada status siaga kekeringan meteorologis. Sedangkan, wilayah yang masuk status waspada meliputi Kabupaten Musi Rawas, Empat Lawang, Lahat, dan Kota Lubuk Linggau.

Kondisi tersebut berkaitan dengan Sumatera Selatan yang saat ini masih berada pada periode puncak musim kemarau yang berlangsung pada September 2026.

Musim kemarau tahun ini juga diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya dengan sifat hujan berada di bawah normal.

Kondisi kekeringan turut dipengaruhi fenomena El Nino yang meningkatkan potensi kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Selatan.

Selain itu, minimnya tutupan awan menyebabkan potensi terbentuknya awan yang menghasilkan curah hujan juga sangat rendah.

"Minimnya tutupan awan serta potensi awan yang mengandung curah hujan terpantau sangat minim," ujarnya.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kekeringan, khususnya terkait ketersediaan air serta potensi kebakaran hutan dan lahan selama puncak musim kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Luar Negeri
Kabut Asap Indonesia Membur...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.