• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Ajang Kontes Piala Raja 20...

Ajang Kontes Piala Raja 2026 di Kulon Progo, Ratusan Kambing Ras Kaligesing dari Jabar hingga Luar Jawa Berlaga, Dongkrak Ekonomi Peternak

Minggu, 13 Sep 2026, 21:21 WIB

KULON PROGO - Ratusan kambing ras Kaligesing terbaik dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan Kontes Ternak Kambing Ras Kaligesing Tingkat Nasional Piala Raja #1 Sri Sultan Hamengku Buwono X Tahun 2026 di Jogja Agro Park, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY tersebut diikuti sekitar 300 peserta, baik dari DIY maupun luar daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga daerah di luar Pulau Jawa.

Ket. Foto: Petugas memeriksa kesehatan kambing peserta Kontes Ternak Kambing Ras Kaligesing Tingkat Nasional Piala Raja #1 Sri Sultan Hamengku Buwono X Tahun 2026 di Jogja Agro Park, Kabupaten Kulon Progo. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo

"Kontes ini tidak sekadar menjadi ajang mencari ternak terbaik, melainkan pendorong peningkatan mutu genetik, produktivitas, kualitas pembibitan, dan profesionalitas peternak," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Aris Eko Nugroho di Kulon Progo, Minggu (13/9).

Ia mengatakan juara kontes tidak hanya berhenti pada piala dan penghargaan, tetapi menjadi sumber bibit dan sumber inspirasi bagi peternak lainnya.

Peternak merupakan garda terdepan dalam menjaga dan mengembangkan kualitas ternak.

"Karena itu, pembangunan peternakan ke depan perlu menempatkan peternak sebagai subjek pembangunan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengatakan kontes ini merupakan ajang pertemuan para peternak dari berbagai daerah menjadi kesempatan berharga untuk saling berbagi pengalaman dan gagasan dalam menghasilkan ternak berkualitas.

"Dengan bertemunya para peserta lomba ini, menjadi salah satu ruang untuk saling bertukar pikiran, gagasan, dan ide bagaimana cara mencetak kambing-kambing yang bagus dan baik," katanya.

Ia memaparkan nilai ekonomi ternak unggul dalam kesempatan tersebut dapat mencapai ratusan juta rupiah, yang menunjukkan sektor peternakan memiliki peluang menjanjikan.

"Selain itu, kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat lokal dan pelaku UMKM," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula pelantikan Dewan Pimpinan Pusat Peternak Kambing DIY periode 2026–2031 guna memperkuat jejaring kolaborasi peternak.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Hary Suhada menegaskan kontes ini memiliki arti strategis dalam pelestarian sumber daya genetik ternak lokal. Kambing Kaligesing sendiri telah ditetapkan rumpunnya melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 2591 Tahun 2010.

Ia menekankan pentingnya pengembangan berbasis data, mulai dari pencatatan silsilah, seleksi performa, pemanfaatan pejantan unggul, hingga penerapan teknologi reproduksi.

"Populasinya meningkat, mutu genetiknya meningkat, produktivitasnya juga meningkat, dan kesejahteraan peternak juga harus meningkat. Inilah tujuan akhir dari pembangunan peternakan," tutur Hary.

Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Ekonomi dan Pembangunan Noviar Rahmad, yang hadir mewakili Gubernur DIY sekaligus membuka kontes secara simbolis, menyebut kontes ternak sebagai cermin dari kualitas ekosistem peternakan.

"Keberhasilan sebuah kontes bukan hanya diukur dari siapa yang membawa pulang piala, tetapi juga dari apa yang terjadi setelahnya," kata Noviar. Ant

  • kambing ras Kaligesing

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.