Bangun Sekolah Terdampak Bencana, Pemerintah Kabupaten Agam Anggarkan Rp7,40 Miliar
Kamis, 10 Sep 2026, 09:00 WIBLUBUK BASUNG â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat, menganggarkan dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp7,40 miliar untuk membangun ruang kelas baru, sarana prasarana, dan pengadaan mobiler sekolah terdampak bencana hidrometeorologi melanda daerah itu pada akhir 2025.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Agam Andri, di Lubuk Basung, mengatakan dana tersebut digunakan untuk pembangunan ruang kelas baru Taman Kanak-kanak (TK), pembangunan sarana prasarana SD, SMP, pengadaan mobiler dan lainnya.
"Pembangunan sedang berjalan sebagian dan ada sedang dalam proses lelang," kata Andri didampingi Sekretaris Disdikbud Agam Aslim.
Ia mengatakan dana Rp7,40 miliar itu digunakan untuk pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau pembangunan ruang kelas baru TK Cahaya Mecca Tanjung Mutiara dengan dana Rp799,03 juta.
Lalu pembangunan TK Aisyiyah Labuah di Kecamatan Tanjung Raya sebesar Rp393,42 juta dan pembangunan TK Al Hidayah Kecamatan Palupuh sebesar Rp531,75 juta.
Untuk tiga TK tersebut, lanjutnya, pembangunan sedang berjalan dengan nilai kontrak TK Cahaya Mecca Rp715,72 juta, TK Aisyiyah dengan kontrak Rp342,78 juta, dan TK Al Hidayah dengan kontrak Rp485,61 juta.
"Pelaksanaan telah dimulai pada Agustus 2026 sampai akhir tahun," katanya.
Ia menambahkan pembangunan sarana prasarana dan utilitas SD berupa pembangunan toilet SDN 09 Bancah dan pembangunan kantor senilai Rp2,58 miliar, dengan nilai kontrak Rp1,97 miliar.
Pembangunan dam SDN 10 Angge Palimbatan Rp932,18 juta dengan nilai kontrak Rp694,01 juta. Pembangunan toilet SDN 01 Cimpago Rp130 juta dan saat ini sedang proses lelang.
Setelah itu pengelola pendidikan SD atau pengadaan mobiler SDN 01 Cimpago Rp114,61 juta, pengadaan mobiler SDN 10 Angge Palimbatan Rp114,61 juta.
"Pengadaan mobiler dua sekolah ini sedang dalam proses lelang," katanya.
Selanjutnya pengelola pendidikan SMP atau pembangunan sarana prasarana dan utilitas sekolah berupa pembangunan Dam SMP 2 Tanjung Mutiara senilai Rp397,29 juta yang sedang proses lelang.
Pembangunan dam SMPN 4 Tanjung Raya Rp392,29 juta yang sedang proses lelang, pembangunan dam SMPN 4 Palupuh Rp195,82 juta yang sedang proses lelang, dan pembangunan pagar SMPN 1 Ampek Nagari Rp60,94 juta yang sedang proses lelang.
Selain itu pengelola pendidikan SMP atau rehabilitasi sedang, sarana prasarana dan utilitas sekolah berupa rehabilitasi SMP Islam Raudhatul Thalibin Tantaman Rp563,50 juta dan sedang proses lelang.
Pengelola pendidikan SMP atau pengadaan perlengkapan sekolah berupa belanja modal mobiler Rp84,74 juta dan sedang proses lelang.
"Kami menargetkan proses lelang selesai dalam waktu dekat, sehingga bisa pembangunan atau pengadaan bisa dilakukan secepatnya," katanya.
Saat ini juga dilakukan pembangunan dan revitalisasi sekolah yang terdampak bencana melalui program bantuan pemerintah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
- Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.