Tiongkok Vonis Mati Mantan Gubernur Shanxi atas Kasus Suap

Rabu, 09 Sep 2026, 02:10 WIB

BEIJING - Mantan gubernur di sebuah provinsi di Tiongkok utara telah dijatuhi hukuman mati yang ditangguhkan pada Selasa (8/9) karena menerima suap senilai jutaan dollar.

Jin Xiangjun, 62 tahun, adalah sosok terbaru yang terseret dalam kampanye antikorupsi besar-besaran Presiden Xi Jinping, yang telah menjatuhkan sejumlah besar pejabat tinggi.

Ket. Foto: Jin Xiangjun — Sumber: Facebook/People's Daily

“Jin, mantan Gubernur Shanxi, memanfaatkan berbagai posisi pemerintahan dari tahun 2004 hingga 2025 untuk menerima suap dengan total lebih dari 148 juta yuan (22 juta dollar AS) untuk promosi dan kontrak,” kata pengadilan di Provinsi Henan Tengah.

Tindakan Jin melibatkan jumlah yang sangat besar dan menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi negara dan warga negara lainnya, imbuh pengadilan dalam pernyataannya yang dibagikan di media sosial.

Dengan demikian, ia dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan selama dua tahun, hukuman yang biasanya diubah menjadi penjara seumur hidup setelah dua tahun jika tidak ditemukan kejahatan lain. Jin juga ditolak hak-hak politiknya seumur hidup.

Gambar yang dirilis oleh pengadilan menunjukkan Jin yang pucat dan berkacamata, mengenakan pakaian berwarna gelap, berdiri tanpa tersenyum di hadapan panel hakim dan dikawal oleh petugas polisi.

Pengadilan mengatakan telah mengadakan sidang terbuka pada bulan Juni di mana Jin menyatakan rasa bersalah dan penyesalan, dan pengakuan ini, ditambah dengan pengungkapan sukarela berbagai detail, adalah alasan mengapa pengadilan memutuskan untuk tidak segera melaksanakan hukuman mati.

Dana dan harta benda yang diperoleh Jin secara ilegal telah sebagian berhasil dipulihkan, imbuh pengadilan itu. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.