Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Jangan Muncul Api Lagi di TPA Galuga Usai Dimatikan

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Jangan Muncul Api Lagi di TPA Galuga Usai Dimatikan Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin pemadaman kebakaran TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026) dini hari.

NOGOR – Saat ini kebakaran di tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga Bogor berhasil dipadamkan. “Jaga jangan sampai ada api lagi di TPA Galuga,” tandas Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Selasa.

Dia menyatakan api yang membakar kawasan TPA Galuga, Cibungbulang, berhasil dipadamkan Selasa siang pukul 14.17 WIB. Semua titik api besar sudah padam. Kini sudah tidak ada titik api lagi. Tinggal asap tersisa. Rudy menjelaskan, kemarin petugas berfokus mendinginkan karena asap masih mengepul dari sejumlah titik di kawasan tersebut.

Pendinginan dilakukan dengan mengaduk tumpukan sampah menggunakan sejumlah alat berat. Kemudian menyemprotnya dengan air untuk menurunkan suhu dan mencegah api kembali muncul. “Sampah diaduk menggunakan beberapa alat berat sekaligus disemprot, agar suhunya kembali normal dan tidak terpicu kembali muncul api,” ujarnya.

Kebakaran berlangsung sekitar 22 jam sejak pertama kali muncul pada hari Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Api sempat membesar pada tengah malam sebelum mulai dapat dikendalikan sekitar pukul 03.30 WIB. Sebelumnya, Rudy menjelaskan kebakaran bermula dari lahan pertanian yang bersebelahan dengan TPA Galuga. Kemudian merambat ke area pembuangan sampah lama yang sudah tidak digunakan.

Pemadaman melibatkan lebih dari 100 personel gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), TNI, Polri, serta unsur lainnya. Rudy juga sempat membantu menyemprotkan air selama beberapa menit untuk memberikan semangat kepada petugas yang bekerja sejak hari sebelumnya.

Dia berharap proses pendinginan dapat segera dituntaskan sehingga asap mereda, api tidak kembali muncul, dan kebakaran tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi masyarakat sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Final Ganda Putra Bulu Tang...
Advertisement
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebabnya

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebabnya

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.