Urai Mobilitas Masyarakat, Pemerintah Harus Siapkan Transportasi Alternatif
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 03:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiBerdasarkan pembaruan terakhir pada Senin (7/9) pukul 12.10 WIB, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau teramati pada ketinggian sekitar 15.000 kaki dan bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 10 knot. Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) memperkiraan, sebaran abu vulkanik diperkirakan masih berlangsung hingga sekitar pukul 06.10 WIB pada 8 September 2026.
Menhub mengatakan pemerintah perlu memastikan arah pergerakan abu vulkanik sebelum mengambil keputusan untuk membuka kembali bandara. Hal itu mengingat arah angin dapat berubah dan berpotensi kembali membawa abu vulkanik ke wilayah bandara.
Bandara Juanda kata Menhub akan meningkatkan kapasitas penerbangan dengan perubahan penggunaan pesawat Singapore Airlines dari Boeing 737-800 menjadi Airbus A350. Penggunaan pesawat berbadan lebar tersebut ditujukan untuk mengangkut lebih banyak penumpang yang terdampak perubahan jadwal penerbangan. “Ini dilakukan agar bisa mengangkut penumpang yang ada di Singapura dalam jumlah yang besar begitu juga penumpang yang dari Indonesia atau dari Surabaya atau dari Jakarta yang akan berangkat ke Singapura atau negara lain,” kata Dudy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!