Taipan Terkaya Afrika Buka IPO Kilang Minyak, Target Raup Rp1,6 Miliar dan Ajak 10 Juta Orang Jadi Pemegang Saham
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP
Lagos – Taipan terkaya di Afrika, Aliko Dangote, pekan depan akan meluncurkan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) yang disebutnya sebagai yang terbesar di benua tersebut. IPO itu menargetkan penghimpunan dana hingga 1,6 miliar dolar AS dari kilang minyak miliknya di Nigeria, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk membeli saham.
Berikut sejumlah hal penting mengenai penjualan saham dan kilang milik Dangote yang beroperasi di pinggiran Lagos.
Apa tujuan IPO tersebut?
IPO yang mulai ditawarkan pada 14 September itu menargetkan hingga 10 juta pemegang saham di seluruh Afrika.
Dangote Petroleum Refinery & Petrochemicals menawarkan kesempatan kepada investor untuk membeli sedikitnya 10 saham dengan harga 525 naira per saham. Penawaran tersebut berpotensi menghimpun dana hingga 2,15 triliun naira atau sekitar 1,6 miliar dolar AS.
Dalam acara di Lagos pada Senin untuk meresmikan dokumen IPO, Dangote mengatakan penghimpunan dana hanyalah bagian dari rencana yang lebih besar.
Tujuan utamanya adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat Nigeria dan Afrika untuk memiliki saham dalam proyek industri yang disebutnya sebagai yang terbesar di benua tersebut.
"Ini sebenarnya bukan tentang mengumpulkan dana. Ini tentang membuat masyarakat Afrika secara umum menjadi bagian dari kilang ini," kata Dangote.
Ia ingin investasi tersebut menjadi aset jangka panjang bagi masyarakat umum. Dangote membandingkan ambisinya dengan perusahaan raksasa Amerika Serikat, Amazon, yang membuat investor awalnya menikmati peningkatan nilai investasi secara signifikan.
"Kami menciptakan perusahaan-perusahaan besar dan tidak ingin hanya kami yang menikmati hasilnya. Kami ingin menyebarkan keuntungan ini kepada seluruh Afrika," ujarnya.
Seberapa besar IPO tersebut?
Dangote memperkirakan penawaran yang akan ditutup pada 13 Oktober itu menjadi IPO terbesar dalam sejarah Afrika.
Kilang yang berada di luar Lagos, pusat ekonomi Nigeria, tersebut mulai beroperasi pada 2024. Kilang itu merupakan salah satu fasilitas penyulingan minyak dengan satu rangkaian produksi terbesar di dunia dan menjadi bagian penting dari kerajaan bisnis Dangote yang mencakup industri semen, gula hingga pupuk.
Sebagian dana hasil IPO akan digunakan untuk memperluas kilang guna meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat posisinya sebagai pemasok utama produk minyak olahan. Nigeria sendiri merupakan produsen minyak mentah terbesar di Afrika.
Dengan ekspansi yang direncanakan, kilang tersebut ditargetkan menjadi yang terbesar di dunia pada 2028.
Dangote juga mengumumkan rencana memperluas bisnis ke Ethiopia, Kenya, Tanzania, dan Namibia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!