Mourinho Cuekin Duel Lawan Inter, Ada Apa di Balik Sikap Santainya?

Selasa, 08 Sep 2026, 04:27 WIB

JAKARTA - Jose Mourinho menegaskan pertandingan Real Madrid melawan Inter Milan di Liga Champions tidak lebih dari laga biasa, walau dia memiliki tempat spesial di Inter dalam perjalanan kariernya sebagai pelatih.

"Di Inter, mereka melihat saya sebagai teman, tidak diragukan lagi," kata Mourinho dalam laman Real Madrid pada Senin (7/9).

Ket. Foto: Pelatih Real Madrid Jose Mourinho. — Sumber: Antara foto/Real Madrid

Mourinho menyadari hubungan emosional dengan Inter Milan tetap ada, tetapi statusnya sebagai pelatih Madrid membuatnya harus mengesampingkan kenangan itu.

"Selama pertandingan, saya tidak berpikir mereka akan melihat saya sebagai teman ketika saya menjadi pelatih Real Madrid," ujarnya.

Mourinho juga akan berhadapan dengan Cristian Chivu, mantan anak asuhnya di Inter yang kini menjadi pelatih Nerazzurri.

"Chivu adalah salah satu mantan pemain saya, Inter juga salah satu yang saya latih dan akan selalu begitu. Saya sangat menyayangi Chivu dan senang melihat semuanya berjalan baik untuknya," tutur Mourinho.

"Saya akan senang memeluknya sebelum pertandingan dan sesudah pertandingan, tetapi tidak selama pertandingan," lanjutnya.

Inter memiliki tempat istimewa dalam karier Mourinho. Ia menangani Nerazzurri pada 2008 hingga 2010 dan mencapai puncak kesuksesan pada musim 2009/2010.

Mourinho membawa Inter meraih treble dengan menjuarai Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Pada final Liga Champions 2010, Inter mengalahkan Bayern Muenchen 2-0 berkat dua gol Diego Milito di Santiago Bernabeu, yang membuat Mourinho menjadi salah satu sosok paling dicintai oleh pendukung Inter.

Ia kemudian meninggalkan klub itu pada 2010 untuk menangani Real Madrid. Kini, Mourinho kembali berhadapan dengan Inter, tetapi kali ini sebagai pelatih Madrid.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.