Masyarakat Maluku Utara Terima Bantuan Sarana Teknologi dan Fasilitas Penyimpanan Hasil Tangkapan Ikan dari Pasar Modal.
Selasa, 08 Sep 2026, 05:00 WIBDalam rangka memperingati 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia), Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), menyelenggarakan rangkaian kegiatan corporate social responsibility (CSR) di Maluku Utara. Rangkaian kegiatan CSR ini diselenggarakan bertepatan dengan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT).
Rangkaian CSR kali ini difokuskan pada dua sektor strategis, yaitu peningkatan mutu pendidikan tinggi dan penguatan ekonomi warga pesisir. CSR berupa bantuan sarana teknologi diberikan kepada Universitas Khairun di Kota Ternate dan diserahkan secara resmi pada Jumat (4/9). Rangkaian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pembangunan fasilitas penyimpanan hasil tangkapan (cold storage) ikan kepada Nelayan Rua pada Sabtu (5/9).
Seremoni dukungan sarana teknologi diserahkan secara simbolis oleh Ketua HUT ke-49 pasar modal Indonesia sekaligus Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi KSEI Dharma Setyadi kepada Rektor Universitas Khairun Abdullah W. Jabid di Aula Banau Universitas Khairun. Acara ini turut disaksikan oleh Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Deputi Komisioner Perizinan dan Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia Eddy Manindo Harahap, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, Direktur Utama KPEI Antonius Herman Azwar, dan Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat.
Selepas penyerahan bantuan, Dharma menyampaikan bahwa komitmen pasar modal tidak hanya terbatas pada pengembangan industri keuangan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan sosial dan kualitas SDM daerah. Dukungan sarana teknologi informasi kepada Universitas Khairun diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran berbasis digital, meningkatkan efisiensi dan akurasi tata kelola administrasi, serta mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan akademik dan kemahasiswaan.
âKami percaya dukungan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi Universitas Khairun, baik dalam mendukung kegiatan pembelajaran maupun meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa. Melalui sinergi antara pasar modal dan dunia pendidikan, kami ingin turut berkontribusi dalam mendorong pemanfaatan teknologi serta penguatan mutu pendidikan tinggi di Maluku Utara,â ujar Dharma.
Bantuan Penyimpanan Tangkapan Ikan sebagai Bagian CSR HUT ke-48 Pasar Modal Selanjutnya, sebagai bagian dari kegiatan CSR HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia, turut dilaksanakan seremoni penyerahan bantuan pembangunan fasilitas penyimpanan hasil tangkapan (cold storage) ikan kepada Nelayan Rua pada Sabtu (5/9).

Simbolis penyerahan bantuan diberikan oleh Ketua Panitia HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia sekaligus Direktur Utama KPEI Antonius Herman Azwar kepada perwakilan kelompok nelayan Kelurahan Rua, didampingi dengan aparatur pemerintahan setempat. Bantuan yang diberikan berupa pembangunan Solar Powered Cold Storage meliputi 2 unit cold storage berkapasitas 300 liter bertenaga surya, 4 unit ice maker berkapasitas 200 liter bertenaga surya, beserta sesi pelatihan dan pendampingan mengenai literasi keuangan dan manajemen pada kelompok nelayan setempat. Hadir pula dalam kegiatan ini Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif Keuangan, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, serta perwakilan Wakil Gubernur Maluku Utara, yaitu Asisten Dua Setda Provinsi Maluku Utara Sri Haryanti Hatari.
Dalam sambutannya, Antonius mengungkapkan harapannya agar bantuan ini mampu menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan hasil tangkapan nelayan, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan nelayan. âUntuk ke depannya, kami berharap bantuan ini lebih lanjut mampu mendukung pemanfaatan energi surya oleh masyarakat yang juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi biaya penggunaan listrik. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi nelayan kecil di wilayah Kelurahan Rua di Ternateâ, ungkap Anton.

Rangkaian kegiatan CSR tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga dapat menjadi langkah yang berkelanjutan bagi masyarakat di Maluku Utara. Dana kegiatan CSR dalam rangka HUT pasar modal Indonesia dialokasikan untuk mendukung kegiatan CSR di bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, sosial, serta perbaikan dan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah di Indonesia.
Selanjutnya, SRO juga akan terus berupaya melaksanakan kegiatan CSR lainnya yang bermanfaat dalam jangka panjang bagi penerima dan sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyukseskan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi prioritas pembangunan nasional.
- HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.