“Hati Mini” yang Bisa Disuntikkan untuk Atasi Kelangkaan Donor
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 07:13 WIB | Oleh: Haryo BronoKonsep tersebut membuka kemungkinan pengembangan terapi yang lebih fleksibel karena jaringan tambahan dapat ditempatkan pada bagian tubuh yang dianggap paling sesuai.
Jembatan Menuju Transplantasi
Tim MIT melihat teknologi mini liver bukan hanya sebagai alternatif transplantasi, tetapi juga sebagai terapi sementara bagi pasien yang sedang menunggu donor organ. Jaringan hati yang disuntikkan berpotensi memberikan dukungan terhadap fungsi hati hingga organ donor tersedia. Jika diperlukan tambahan jaringan, pendekatan berbasis suntikan juga secara teori dapat dilakukan tanpa mengulang operasi besar.
“Teknologi ini dapat menjadi alternatif terhadap operasi, tetapi juga dapat menjadi jembatan menuju transplantasi,” kata Kumar.
Meski demikian, terdapat tantangan penting sebelum teknologi tersebut dapat diuji secara luas pada manusia. Salah satunya adalah risiko sistem kekebalan tubuh menyerang sel hati yang ditransplantasikan. Dengan teknologi saat ini, pasien kemungkinan masih membutuhkan obat imunosupresan untuk mencegah penolakan terhadap sel yang ditanamkan.
Para peneliti kini mengeksplorasi beberapa pendekatan untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satunya adalah mengembangkan hepatosit “siluman” yang dapat menghindari deteksi sistem kekebalan tubuh. Pilihan lain adalah menggunakan mikrosfer hidrogel sebagai media untuk melepaskan obat imunosupresan secara langsung di sekitar jaringan hasil transplantasi. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!