Hamilton Desak Ferrari Buat Aturan Balapan Setelah Bersitegang dengan Leclerc
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 00:20 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraFormula 1 mencatat jumlah penonton sepanjang akhir pekan mencapai rekor 403.666 orang.
"Saya benar-benar sangat kecewa untuk para penggemar yang begitu setia. Saya pikir hari ini kami kehilangan begitu banyak poin dibandingkan mereka (Mercedes), dan keputusan seperti itu datang ketika sudah terlalu terlambat," ujar Hamilton.
Hamilton juga menolak penjelasan Leclerc yang mengatakan bahwa keduanya "sudah terlalu jauh" dalam pertarungan pada lap pertama.
"Saya berada di depan ketika memasuki Tikungan Dua. Saat mencapai apex, saya juga masih berada di depan. Jadi tidak ada 'kami' dalam hal ini," tegas Hamilton.
Sebelumnya, Hamilton sempat menyampaikan keluhan melalui radio tim dengan mengatakan bahwa Leclerc telah mendorongnya keluar lintasan.
Perseteruan tersebut turut mendapat perhatian Nico Rosberg, mantan juara dunia 2016 yang kini menjadi analis Sky Sports.
Rosberg menilai kesalahan berada di pihak Leclerc karena Hamilton sudah berada di depan ketika keduanya memasuki tikungan.
"Ini sangat jelas dan sederhana. Lewis berada di depan ketika memasuki tikungan, jadi Charles harus memberikan ruang," kata Rosberg.
"Dan dia tidak melakukannya. Jadi ini 100 persen kesalahan Charles. Selesai," tegasnya.
Insiden tersebut menambah tekanan terhadap Ferrari yang kini harus menemukan cara mengelola persaingan internal antara dua pembalap papan atasnya. Dengan persaingan gelar yang semakin ketat, Hamilton menilai aturan yang jelas diperlukan agar pertarungan antarpembalap Ferrari tidak kembali merugikan tim pada balapan-balapan berikutnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!