Richard Hughes Mundur dari Jabatan Direktur Olahraga Liverpool Usai Bursa Transfer, Era Singkat di Anfield Berakhir

Minggu, 06 Sep 2026, 00:02 WIB

LIVERPOOL — Richard Hughes resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai direktur olahraga Liverpool setelah menjalankan tugas tersebut selama dua tahun. Keputusan itu diumumkan klub pada hari Sabtu (5/9), sekaligus menandai berakhirnya periode penuh perubahan di Anfield setelah kepergian pelatih legendaris Jurgen Klopp.

Hughes bergabung dengan Liverpool dari Bournemouth pada tahun 2024 dan menjadi salah satu figur penting dalam proses transisi klub. Ia turut berperan dalam pengangkatan Arne Slot sebagai penerus Klopp, keputusan yang langsung membuahkan hasil ketika Liverpool menjuarai Premier League (Liga Inggris) pada musim debut pelatih asal Belanda tersebut.

Ket. Foto: Richard Hughes. — Sumber: Liverpool

Namun, setelah membawa Liverpool meraih gelar liga pada musim 2024-25 dan mengamankan tiket Liga Champions untuk musim berikutnya, perjalanan Hughes di Anfield berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.

Liverpool menyebut Hughes telah menyampaikan keinginan kepada pemilik klub untuk mencari tantangan baru setelah bursa transfer musim panas ditutup.

“Richard bergabung pada awal periode perubahan. Dia menerima tanggung jawab tersebut dengan memimpin departemen operasional sepak bola dan mengawasi perekrutan pemain, sekaligus memberikan dukungan berharga kepada staf kepelatihan,” kata Presiden Fenway Sports Group, Mike Gordon.

“Hasil yang kami capai di area tersebut selama periode ini menjadi bukti kontribusinya. Bagaimanapun, kami menghormati pilihan hidup Richard dan mendoakan yang terbaik untuk dia dan keluarganya dalam perjalanan berikutnya.”

Selama berada di Anfield, Hughes memimpin kebijakan perekrutan pemain dengan investasi besar. Liverpool mendatangkan sejumlah nama papan atas, termasuk Florian Wirtz, Alexander Isak dan Hugo Ekitike.

Langkah tersebut menunjukkan ambisi Liverpool untuk mempertahankan diri di level tertinggi sepak bola Inggris dan Eropa. Namun, kebijakan transfer Hughes juga tidak lepas dari kritik.

Skuad Liverpool dinilai belum sepenuhnya seimbang. Beberapa posisi dianggap memiliki kedalaman yang kurang, terutama ketika tim menghadapi masalah cedera dan jadwal pertandingan yang padat.

Kritik semakin menguat setelah Liverpool menjalani musim 2025-26 yang lebih sulit. Pertahanan gelar Premier League berubah menjadi perjuangan untuk mengamankan tiket Liga Champions, sementara sejumlah keputusan perekrutan Hughes mulai dipertanyakan. Pada akhirnya, Slot kehilangan pekerjaannya setelah gagal mempertahankan performa Liverpool.

Hughes juga meninggalkan klub setelah memimpin aktivitas transfer Liverpool yang sangat besar. Sejumlah laporan menyebut total belanja transfer selama masa jabatannya mencapai sekitar 670 juta pound.

Hughes sebelumnya telah dikaitkan dengan kepindahan ke klub Arab Saudi, Al-Hilal. Setelah resmi meninggalkan Liverpool, ia dilaporkan memang akan mengambil posisi serupa di klub peserta Saudi Pro League tersebut.

Kepindahan itu membuat perjalanan Hughes di Anfield berakhir setelah ia menyelesaikan pekerjaan pada bursa transfer musim panas.

Meski mendapat sorotan atas sejumlah keputusan transfer, Hughes memilih meninggalkan Liverpool dengan nada positif.

“Saya ingin menegaskan kembali apa yang saya katakan ketika pertama kali datang. Merupakan kebanggaan besar bagi saya mendapat kesempatan untuk mengabdi kepada institusi yang luar biasa dan unik ini. Untuk itu, saya akan selalu bersyukur,” ujar Hughes.

Liverpool kini harus mencari direktur olahraga baru. Proses pencarian pengganti Hughes telah dimulai, dengan sejumlah kandidat internal disebut masuk dalam pertimbangan klub.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.