- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ancaman Petani Suriah, Ran...
Ancaman Petani Suriah, Ranjau dan Bom Sisa Perang Masih Berserakan di Ladang
Minggu, 06 Sep 2026, 21:33 WIBJENEWA - Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UN OCHA) pada Sabtu (5/9) memperingatkan soal ancaman mematikan dari kontaminasi bahan peledak sisa perang di Suriah.
UN OCHA menyatakan kontaminasi tersebut terus berdampak tidak hanya pada tempat tinggal warga, tetapi juga pada cara mereka bergerak, bekerja, dan menafkahi keluarga mereka.
"Selama sepekan terakhir, tercatat belasan insiden yang melibatkan bahan peledak di enam provinsi Suriah, yang menewaskan sembilan orang, enam di antaranya anak-anak, serta melukai 13 orang lainnya," kata pihak UN OCHA.
UN OCHA mengatakan sebuah ranjau darat menghantam kendaraan sipil di Kegubernuran Deir ez-Zor pada Senin (31/8), menewaskan lima anak dan melukai tiga warga sipil lainnya.
Kegubernuran Raqqa mencatat jumlah tertinggi untuk insiden ledakan sisa bahan peledak, yang menyoroti masih adanya bahaya akibat sisa-sisa bahan peledak perang di Suriah utara.
UN OCHA menyampaikan bahwa sejak 8 Desember 2024, lebih dari 1.400 insiden terkait bahan peledak sisa perang dilaporkan di seluruh Suriah, yang mengakibatkan hampir 2.500 korban sipil, termasuk 880 orang meninggal dunia.
Lebih dari dua pertiga insiden terjadi di lahan pertanian dan penggembalaan, yang menegaskan betapa mendesaknya operasi pembersihan berskala besar guna mengurangi risiko bagi para petani, penggembala, dan warga yang bepergian antardesa, kata UN OCHA.
Mitra-mitra yang terlibat dalam upaya penanganan bahan peledak sisa perang menekankan bahwa edukasi mengenai risiko bahan peledak tersebut, operasi pembersihan, serta bantuan bagi mereka yang terdampak merupakan langkah penting untuk melindungi warga sipil dan memungkinkan mereka kembali ke rumah dengan aman, demikian disampaikan oleh kantor PBB tersebut.
Berita Terkait:
-
Pesisir Pangandaran Dihantam Gempa M 5,3, Tagana Siaga Satu Sisir Pantai!
-
Sempat Melesat Ke Depan, Mario Aji Malah Melorot di Moto2 GP Inggris!
-
Api Tembus 520 Hektare Hingga Savana, Karhutla Bromo Meluas Drastis
-
Geopark Merangin Siap Hadapi Asesor UNESCO, Semua Aspek Dipoles
-
LAKON Indonesia Rilis Koleksi HARSA, Rayakan Keindahan Karya Tangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.