Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gagal di Pontianak Masters, Ni Kadek Dhinda Langsung Genjot Fisik Demi Asian Games 2026

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 06:10 WIB | Oleh:
Gagal di Pontianak Masters, Ni Kadek Dhinda Langsung Genjot Fisik Demi Asian Games 2026 Doc: ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Ket. Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis Malaysia Karupathevan Letshanaa pada final Indonesia Masters II Super 100 2024 di Jatim International Expo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/11).

JAKARTA - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, fokus menggembleng kondisi fisik dan daya tahan guna mempersiapkan diri membela tim beregu putri pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, Jumat (4/9).

"Asian Games jaraknya tidak lama lagi dan setelah kembali ke Jakarta, saya mau menambah fisik dan daya tahan," kata Dhinda setelah  pertandingan Pontianak Indonesia Masters 2026 di Pontianak, Kamis.

Dhinda menjadi salah satu dari empat pemain tunggal yang dipilih PP PBSI untuk memperkuat tim putri Indonesia pada Asian Games bersama Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Mutiara Ayu Puspitasari. 

Pemain berusia 20 tahun itu menjadikan penampilannya di Pontianak sebagai bahan evaluasi setelah terhenti pada babak 16 besar karena kalah 19-21, 17-21 dari unggulan keempat Rachel Chan.

Dhinda merasa harus meningkatkan kemampuan mengantisipasi perubahan tempo permainan lawan, terutama ketika menghadapi pemain yang berusaha mempersingkat reli dan lebih cepat mencari serangan.

"Lawan bermain dengan banyak spekulasi dan tidak mau diajak rally, sementara tipe permainan saya adalah rally. Tadi sebenarnya ada beberapa kali dia mati langkah tapi masih bisa membalikkan bola dan balikannya itu malah bagus dan saya posisinya malah tidak siap," ujar Dhinda.

Menjelang akhir gim pertama, Chan meningkatkan tempo dan berusaha mengambil inisiatif serangan lebih awal.

"Di poin-poin akhir gim pertama itu dia berusaha mempercepat permainan, mau langsung mematikan saya terus. Saya sudah antisipasi tapi memang pergerakan kakinya kurang cepat," kata Dhinda.

Kekalahan tersebut menjadi pertemuan kedua Dhinda dengan Chan sepanjang 2026. Pada fase grup Piala Uber April lalu, Dhinda juga kalah 
21-13, 19-21, 11-21 dari pemain Kanada itu. 

Pengalaman di Piala Uber menjadi salah satu bekal Dhinda menuju Asian Games karena dia telah merasakan persaingan pada nomor beregu tingkat internasional. 

Dhinda menjadi bagian tim Indonesia yang meraih medali perunggu Piala Uber 2026. 

PP PBSI memasukkan Dhinda dalam skuad 20 pemain untuk Asian Games setelah mempertimbangkan performa, kondisi fisik dan teknis, serta kebutuhan tim. Pada pesta olahraga Asia itu, Dhinda didaftarkan khusus untuk nomor beregu. 

Cabang bulu tangkis Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung 20-29 September di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Nomor beregu putra dan putri berlangsung pada 20-24 September, sedangkan perseorangan digelar mulai 25 September.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Para Pendaki Waspadai Kebakaran di Gunung Rinjani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Para Pendaki Waspadai Kebak...

Gunung Papandayan aktif, Pendaki Diimbau tak Naik

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Papandayan aktif, Pe...

FIFA Asean Cup, Polisi Mulai Berjaga-jaga di Kawasan GBK  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
FIFA Asean Cup, Polisi Mula...

Penataan pedestrian Kota Bekasi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Penataan pedestrian Kota Be...

Kasus Korupsi Perjalanan Dinas DPR Papua Terus Diselidiki

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Korupsi Perjalanan Di...

Peningkatan produksi bahan baku bioetanol

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peningkatan produksi bahan ...
Luar Negeri
Banyak Wisatawan Tiongkok P...
Luar Negeri
Hubungan Donald Trump dan X...

Pemakaman ABK Arupadhatu 1 di Pandeglang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemakaman ABK Arupadhatu 1 ...
Daerah
Peternak Tak Boleh Kekurang...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.