Turki Masuk Geng Artemis, Siap-Siap Kirim Astronaut ke Bulan

Rabu, 02 Sep 2026, 20:23 WIB

ANKARA - Kementerian Luar Negeri Turki pada Selasa (1/9) menyatakan bahwa Turki telah menandatangani Perjanjian Artemis —sebuah perjanjian eksplorasi luar angkasa yang dipimpin oleh NASA— pada Senin (31/8).

Perjanjian itu bertujuan untuk meningkatkan keselamatan eksplorasi Bulan serta mendorong pemanfaatan antariksa secara damai, berkelanjutan, dan bermanfaat, menurut kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan daring.

Ket. Foto: — Sumber: NASA

Pernyataan itu menyebutkan bahwa Turki akan berkontribusi pada teknologi dan eksplorasi antariksa melalui pendekatan inklusif serta inovatif yang berlandaskan hukum internasional.

Penandatanganan itu dilakukan di tengah program antariksa Turkiye yang semakin aktif.

Pada Agustus, negara tersebut mengumumkan rencana untuk meluncurkan wahana antariksa ke Bulan pada bulan-bulan pertama 2027, yang didukung oleh sistem propulsi hibrida (hybrid propulsion) hasil pengembangan dalam negeri Turki.

Perjanjian Artemis pertama kali ditandatangani pada 2020 oleh delapan negara, yaitu Amerika Serikat, Australia, Kanada, Italia, Jepang, Luksemburg, Uni Emirat Arab, dan Inggris. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.