Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor Lanjutkan Rekonstruksi Jalan Tajur-Sukamakmur

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 01:25 WIB | Oleh:
Pemkab Bogor Lanjutkan Rekonstruksi Jalan Tajur-Sukamakmur Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melanjutkan rekonstruksi ruas jalan dari Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, menuju Kecamatan Sukamakmur melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) pada tahun 2026, Selasa (1/9). 

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Selasa, mengatakan penanganan jalan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat wilayah timur yang sejak lama menginginkan peningkatan akses menuju Sukamakmur.

"Timur itu yang dikehendaki masyarakat dari dulu adalah perbaikan jalan dari mulai Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, hingga Sukamakmur," kata Rudy.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk menangani ruas tersebut melalui program IJD.

Pengerjaan dimulai pada 2025 dan kembali dilanjutkan pada 2026 untuk meningkatkan konektivitas wilayah timur Kabupaten Bogor.

"Maka jalan tersebut kita berkolaborasi dengan pemerintah pusat melalui Inpres Jalan Daerah. Dibangunlah di tahun 2025, dilanjutkan di tahun 2026, rekonstruksi jalan dari mulai Tajur hingga Sukamakmur," ujarnya.

Rudy menjelaskan peningkatan konektivitas menjadi salah satu prioritas pemerintahannya karena jaringan jalan merupakan fondasi untuk mendorong pemerataan pembangunan.

Menurut dia, akses jalan yang baik tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan akses terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Pembangunan ruas Tajur-Sukamakmur juga menjadi bagian dari penataan wilayah timur yang dipersiapkan Pemkab Bogor sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Pada 2025, pemerintah daerah telah menyelesaikan penyediaan lahan seluas 64,5 hektare di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, untuk mendukung pengembangan pusat pertumbuhan tersebut.

Pemkab Bogor juga membuka jalan baru sekitar 10 kilometer dari Jalan Transyogi menuju Desa Sukaresmi. Pembangunannya dimulai pada 2025 dan ditargetkan tuntas pada 2026.

Rudy mengatakan berbagai pembangunan di wilayah timur sekaligus menjadi langkah pemerintah daerah dalam merespons aspirasi masyarakat mengenai pemerataan pembangunan dan percepatan pemekaran Bogor Timur.

Meski kewenangan mengenai pembentukan daerah otonomi baru tidak sepenuhnya berada pada pemerintah kabupaten, ia memastikan kewenangan yang dimiliki Pemkab Bogor untuk mempersiapkan wilayah terus dijalankan.

"Supaya harapan masyarakat tersebut dapat tercapai, lalu pemerataan pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Bogor, kita menyebutnya pusat pertumbuhan ekonomi baru wilayah barat, wilayah timur," kata Rudy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.