Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Eri Minta Inspektorat Cek Setoran Parkir, Jukir hingga Pejabat Dishub Surabaya Terancam Diganti

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Wali Kota Eri Minta Inspektorat Cek Setoran Parkir, Jukir hingga Pejabat Dishub Surabaya Terancam Diganti Doc: Istimewa
Ket. Eri juga kembali meminta pembayaran parkir di Surabaya dilakukan menggunakan QRIS atau sistem non-tunai. Ia mengaku masih menemukan pembayaran parkir yang dilakukan secara tunai.

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi,meminta pengelolaan parkir di Kota Surabaya diperiksa secara menyeluruh menyusul laporan dugaan penarikan setoran parkir secara tunai kepada juru parkir (jukir).

Eri bahkan menegaskan akan mengganti juru parkir, pengawas, hingga pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) jika masih ditemukan praktik pembayaran atau setoran parkir secara tunai.

Persoalan tersebut mencuat setelah Didit, seorang jukir, menyampaikan laporan mengenai dugaan penarikan setoran tunai di lokasi tempatnya bekerja, Senin (31/8).

"Di tempat saya bekerja ini masih ada pungutan. Istilah pungutan itu yang dari Dishub. Saya cuma ingin menanyakan legalnya saja. Jadi ini sebenarnya memang ilegal atau legal," ujar Didit.

Menurut Didit, lokasi parkir tempatnya bekerja telah terdaftar di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Surabaya dan telah menerapkan sistem digitalisasi. Namun, ia mempertanyakan masih adanya penarikan setoran secara tunai.

"Karena kan kita sudah terdaftar dan ada di Bapenda, istilahnya sudah berjalan digitalisasi. Tapi kok masih ada penarikan secara tunai," katanya.

Didit berharap kebijakan Pemkot Surabaya mengenai pembayaran non-tunai diterapkan oleh seluruh pihak dan tidak dimanfaatkan oknum untuk melakukan pungutan liar.

"Jadi apa yang pemerintah tentukan, ya itu yang kita harus jalani. Jangan ada kayak oknum-oknum lagi yang istilahnya menjadikan itu jadi pungli," ujarnya.

Ia mengatakan juru parkir di lapangan berada dalam posisi sulit ketika sistem pembayaran diarahkan secara non-tunai, tetapi masih ada pihak yang meminta setoran tunai.

"Kalau memang (non-tunai) sudah (dijalankan), monggo lah kita sama-sama belajar non-tunai," imbuhnya.

Kepala Dishub Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, pihaknya telah memeriksa alur setoran yang disampaikan juru parkir, mulai dari pencatatan oleh Kepala Pelataran (Katar) hingga proses transfer ke Bank Jatim.

"Ada salah satu jukir yang menyatakan sudah menyetorkan beberapa rupiah. Tapi ketika masuk ke Katar, masuk ke dalam atau ditransferkan ke Bank Jatim, itu kami periksa di dalam memang terdapat beberapa selisih pendapatan," kata Trio.

Dishub juga menemukan perbedaan pencatatan antara voucher parkir dengan laporan yang diterima.

"Memang ada perbedaan pencatatan terkait voucher parkir tersebut dengan laporan yang saya terima untuk voucher parkir tersebut," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Pemerintah lunasi utang obl...
Rona
Seniman Den Baguse Ngarso t...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.