Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Joko Anwar Perluas Skala Teror Pengabdi Setan 3: Origin, Kisah Berawal Abad-16 di Eropa dan Berlanjut ke Jawa

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 06:45 WIB | Oleh:
Joko Anwar Perluas Skala Teror Pengabdi Setan 3: Origin, Kisah Berawal Abad-16 di Eropa dan Berlanjut ke Jawa Doc: Istimewa
Ket. Dengan cerita yang bergerak dari Strasbourg pada abad ke-16 menuju Jawa pada abad ke-17, film ini justru akan mundur jauh ke masa lalu untuk mencari titik awal kutukan yang selama ini menjadi inti semesta Pengabdi Setan.

Film Pengabdi Setan 3: Origin mulai memperlihatkan skala cerita yang lebih besar dibanding dua film sebelumnya. Proyek garapan Joko Anwar tersebut dikabarkan akan mengambil latar di dua benua, dengan cerita yang bergerak dari Eropa hingga Indonesia.

Informasi tersebut muncul dalam laporan industri perfilman internasional yang menyebut Satan's Slaves: Origin, judul internasional Pengabdi Setan 3, sebagai produksi paling ambisius Joko Anwar hingga saat ini. Film tersebut disebut akan membentang di dua benua dan menggunakan tujuh bahasa

Kisahnya bermula dari fenomena histeria massal misterius yang melanda Strasbourg, bagian timur laut Prancis pada abad ke-16—terinspirasi dari peristiwa nyata pada 1518—sebelum berlanjut menyebar ke sebuah mercusuar berhantu di pesisir selatan Jawa pada abad ke-17.

Latar Strasbourg juga menarik karena dikaitkan dengan peristiwa nyata yang tercatat pada 1518. Sementara itu, bagian cerita di Jawa membawa penonton menuju asal-usul teror yang kemudian menjadi benang merah dalam semesta Pengabdi Setan.

Skala produksinya juga diperluas melalui penggunaan tujuh bahasa, yakni bahasa Indonesia, Alsatian, Portugis, Jawa, Belanda, Turki, dan Latin.

Dari akun Movreview, "Pengabdi Setan 3: Origin" yang kini sudah masuk dalam tahap pra-produksi. Studio sekaligus distributor asal Korea Selatan Barunson E&A menggaet hak distribusi internasional dari installmen ketiga "Pengabdi Setan" ini bahkan sebelum filmnya dibuat. 

Barunson E&A memamerkan "Pengabdi Setan 3: Origin" sebagai film paling ambisius yang pernah dibuat Joko Anwar sebagai sutradara, juga produksi film ber-genre se-Asia Tenggara. Bagaimana tidak, dilansir dari Deadline, film terbaru Joko Anwar ini akan berlatarkan dua benua dan memakai tujuh bahasa: Bahasa Indonesia, Alsace, Portugis, Belanda, Jawa, Turki, dan Latin.

Proyek "Pengabdi Setan 3: Origin" ini akan menjadi sorotan utama Barunson E&A bersanding dengan horor "Zona Merah: The Movie" garapan Sidharta Tata untuk dipresentasikan dalam TIFF Market bulan September ini.

Asal-Usul Teror

Sesuai judulnya, Pengabdi Setan 3: Origin akan berfungsi sebagai cerita asal-usul atau origin story. Film ini tidak mengambil latar waktu setelah peristiwa dalam Pengabdi Setan 2: Communion, melainkan mundur jauh ke masa lalu.

Sejumlah karakter dari film sebelumnya juga diperkirakan memiliki kaitan dengan cerita baru tersebut. Joko Anwar sebelumnya telah memberikan sejumlah petunjuk melalui media sosial, termasuk perkembangan naskah film yang telah memasuki draft ketiga.

Petunjuk lain muncul dalam materi promosi yang menampilkan mercusuar. Kalimat yang terdengar dalam materi tersebut berbunyi, "Setiap pertanyaan, memiliki jawaban. Ombak, mercusuar, dan Ibu akan segera kembali."

Joko Anwar juga memberikan petunjuk mengenai kemungkinan kembalinya karakter Darminah dan Batara yang diperankan Asmara Abigail dan Fachri Albar.

Dengan cerita yang bergerak dari Strasbourg pada abad ke-16 menuju Jawa pada abad ke-17, Pengabdi Setan 3: Origin tampaknya tidak sekadar melanjutkan kisah Rini dan keluarganya. Film ini justru akan mundur jauh ke masa lalu untuk mencari titik awal dari kutukan yang selama ini menjadi inti semesta Pengabdi Setan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Korsel Desak Penghentian Pr...
CUACA EKSTREM

California Umumkan Darurat El Nino

54 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
California Umumkan Darurat ...
Luar Negeri
Topan Dujuan Terjang Wilaya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.