Ukraina Jadi Medan Tempur Internasional, 7.000 Tentara Asing Angkat Senjata

Senin, 31 Agu 2026, 16:27 WIB

MOSKOW - Sejumlah 7.000 tentara bayaran asing dari 70 negara, sebagian besarnya dari Kolombia dan Polandia, didapati ikut berperang di pihak Ukraina melawan Russia, demikian diungkapkan Akademi Ilmu Pengetahuan Russia.

"Sekitar 7.000 tentara bayaran asing bertempur melawan tentara Russia. Mereka berasal dari 70 negara lebih, utamanya dari negara-negara Eropa dan Amerika Latin yang memiliki kebijakan anti-Russia yang keras," kata Nikolai Plotnikov, kepala Pusat Informasi Sains dan Analitis di Institut Studi Ketimuran Akademi Ilmu Pengetahuan Russia, kepada RIA Novosti.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/ALEXANDER NEMENOV

Kelompok tentara asing terbesar yang ikut perang di Ukraina berasal dari Kolombia dan negara-negara Amerika Latin lain seperti Meksiko dan Brasil, kata dia, sembari menyebut warga negara Polandia dan Finlandia menjadi kelompok tentara asing terbesar dari Eropa.

Ia juga menyoroti "semakin rendahnya warga negara Amerika Serikat dan Georgia" yang ikut serta sebagai tentara asing di Ukraina dibanding sebelumnya.

Kementerian Pertahanan Russia berulang kali menyebut otoritas Ukraina "sengaja mengorbankan" tentara asing, sembari memperingatkan bahwa militer Russia akan terus menyerang pasukan bayaran asing di Ukraina.

Dalam sejumlah wawancara, para tentara bayaran asing di Ukraina mengeluhkan kurangnya koordinasi dengan militer Ukraina, sehingga membuat upaya bertahan hidup dalam konflik berintensitas tinggi di Ukraina lebih sulit daripada ketika konflik di Afghanistan atau Timur Tengah.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.