Mendorong Kain Nusantara Menjadi Kekuatan Budaya - Ekonomi Perempuan

Senin, 31 Agu 2026, 22:55 WIB

Jakarta - Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menyampaikan pelestarian kain Nusantara perlu dikembangkan bersamaan dengan peningkatan kesejahteraan para perempuan dan keluarga yang menjaga keberlanjutan warisan budaya tersebut.

"Berkain bukan sekadar cara kita berbusana. Kain Nusantara adalah identitas, kekuatan ekonomi, sekaligus warisan peradaban yang harus kita jaga dan teruskan kepada generasi berikutnya," kata Ketua Umum KOwani Nannie Hadi Tjahjanto dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Ket. Foto: Penyelenggaraan Jalan Pagi dan Kuliner Merah Putih yang digelar Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (30/8/2026). — Sumber: Antara

Pihaknya mengapresiasi Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI) atas konsistensinya dalam menjaga kecintaan masyarakat terhadap kain Nusantara sekaligus menghadirkan budaya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, dibalik selembar kain Nusantara terdapat ekosistem ekonomi yang melibatkan banyak perempuan, mulai dari penenun, pembatik, perajin, desainer, pedagang, hingga pelaku UMKM.

"Gerakan mencintai kain Nusantara harus kita bawa lebih jauh, dari pelestarian budaya menuju pemberdayaan ekonomi, dari komunitas menuju pasar yang lebih luas, dan dari Indonesia menuju dunia," kata Nannie Hadi Tjahjanto.

Ia mendukung penyelenggaraan Jalan Pagi dan Kuliner Merah Putih yang digelar KCBI dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan SCBD, Jakarta.

Ia menilai penyatuan unsur budaya, kesehatan, kuliner, olahraga, dan ekonomi kreatif dalam satu kegiatan merupakan pendekatan yang relevan untuk membangun gerakan masyarakat yang berdampak.

Pihaknya mendorong perempuan menjadi penggerak pembangunan mulai dari keluarga, komunitas, daerah hingga tingkat nasional, sekaligus memperkuat posisi perempuan sebagai penjaga dan pewaris kebudayaan bangsa.

Menurut dia, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus dimaknai bukan hanya dengan mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi juga dengan menghadirkan karya nyata yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Kemerdekaan harus kita isi dengan karya. Mari menjaga budaya Indonesia tetap hidup, menggerakkan UMKM, menyehatkan keluarga, memperkuat persaudaraan, dan memastikan perempuan berdaya," kata Nannie.

Ia berharap gerakan berkain semakin berkembang menjadi kekuatan budaya dan ekonomi yang mampu mengangkat karya perempuan Indonesia ke tingkat nasional maupun internasional.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.