PT KAI Perkuat Transformasi Perkeretapian Menuju Mobilitas Terintegrasi hingga 2030
Minggu, 30 Agu 2026, 16:15 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat transformasi perkeretaapian menuju mobilitas terintegrasi hingga 2030 melalui pengembangan ekosistem layanan, digitalisasi, angkutan barang, dan operasional berkelanjutan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan melalui Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026â2030, pihaknya menyiapkan transformasi menuju World-Class Railway Operator and Ecosystem Orchestrator.
"Arah tersebut menggambarkan upaya KAI membangun ekosistem perkeretaapian yang menghubungkan layanan penumpang, logistik, teknologi, aset, dan keberlanjutan dalam satu jaringan yang terintegrasi," kata Anne terkonfirmasi di Jakarta, Minggu (30/8).
Dia menyampaikan kereta api terus berkembang mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat Indonesia guna mendukung perjalanan masyarakat menuju tempat kerja, pendidikan, dan berbagai aktivitas, memperlancar distribusi barang, hingga memperkuat konektivitas antarwilayah.
Karena itu, KAI melakukan transformasi demi menjawab perubahan pola mobilitas masyarakat dan perkembangan kebutuhan ekonomi Indonesia.
Menurut Anne kereta api memiliki peran yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Setiap hari, jutaan orang menggunakan layanan transportasi tersebut untuk bekerja, belajar, bertemu keluarga, menjalankan bisnis, hingga melakukan perjalanan wisata.
"Transformasi KAI diarahkan agar manfaat kereta api semakin luas dirasakan masyarakat,â ujar Anne.
Skala layanan KAI tergambar dari pertumbuhan jumlah pelanggan. Sepanjang JanuariâJuli 2026, KAI Group melayani 307.860.743 pelanggan, meningkat 8,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 284.202.884 pelanggan.
Pertumbuhan tersebut berasal dari berbagai layanan, meliputi KAI Commuter mencatat 242.932.764 pelanggan atau meningkat 6,65 persen, layanan KA Jarak Jauh dan Lokal KAI mencapai 35.257.646 pelanggan atau tumbuh 7,63 persen.
Sementara moda Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek melayani 19.079.347 pelanggan dengan pertumbuhan 20,96 persen.
Anne menyampaikan transformasi KAI juga mencakup penguatan peran kereta api dalam mendukung aktivitas ekonomi nasional melalui layanan angkutan barang. Pada Semester I 2026, KAI mencatat volume angkutan barang sebesar 32,50 juta ton, terdiri atas 26,53 juta ton batu bara dan 5,96 juta ton nonbatu bara.
âKereta api membantu menghubungkan pusat produksi dengan berbagai wilayah distribusi. Angkutan barang menjadi bagian penting dalam mendukung rantai pasok nasional, mulai dari sektor energi, industri, hingga kebutuhan masyarakat,â jelas Anne.
Perubahan kebutuhan masyarakat juga mendorong KAI memperkuat layanan digital. Hingga 2026, aplikasi Access by KAI memiliki 29,87 juta pengguna dengan Monthly Active User mencapai 8,92 juta pengguna.
Pada Semester I 2026, transaksi melalui kanal digital mencapai 76,49 persen, menunjukkan semakin besarnya pemanfaatan layanan digital dalam perjalanan pelanggan.
Dari sisi keberlanjutan, KAI terus mengembangkan operasional yang lebih efisien. Pada 2025, konsumsi energi KAI tercatat sebesar 10.107.302 Gigajoule (GJ) atau sekitar 10,1 juta GJ, turun 15,39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
KAI juga telah mengoperasikan 113 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 92 lokasi dengan kapasitas mencapai 4.430,65 kWp.
Anne menambahkan perjalanan menuju 2030 merupakan upaya KAI menghadirkan transportasi rel yang semakin relevan dengan kebutuhan masa depan.
Transformasi KAI mencakup pengembangan sistem mobilitas yang menghubungkan manusia, ekonomi, teknologi, dan lingkungan.
"KAI akan terus memperkuat layanan agar kereta api semakin menjadi bagian penting dari perjalanan Indonesia,â kata Anne.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Luar Biasa! Ribuan Warga Antusias Ikuti Upacara, Istana Sampai Beri Ucapan Terima Kasih
-
Libur Panjang Maulid Nabi, KAI Bandung Sediakan 60.717 Tiket Antisipasi Lonjakan Penumpang
-
BNPB Nyatakan Kebakaran di Gunung Picung Cianjur Sudah Terkendali
-
Singkirkan Ratusan Daerah, Pontianak Kunci Penghargaan Nasional Indeks Keinsinyuran 2026
-
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jadi Bahan Pembicaraan Megawati dan Para Peraih Nobel
-
Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu, Polda Sultra Sita 1,8 Kilogram Sabu dan 79 Butir Ekstasi di Kendari
-
Kejuaraan Dunia, Alwi di Jalur Berat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.