Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Pelni Angkut 283 Ton Bantuan Tahap 2 untuk Korban Gempa NTT

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 15:36 WIB | Oleh:
Kapal Pelni Angkut 283 Ton Bantuan Tahap 2 untuk Korban Gempa NTT Doc: ANTARA/HO-Pelni
Ket. Pelni angkut 282,5 ton bantuan tahap dua untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur.

JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) kembali mengangkut barang bantuan kemanusiaan sebanyak 282,5 ton tahap kedua untuk mempercepat pemulihan korban gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui program angkutan gratis dukungan pemerintah.

"Barang bantuan kemanusiaan sebanyak 282,5 ton diangkut dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Nusa Tenggara Timur," kata Direktur SDM dan Umum Pelni Heri Purnomo dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Pelni mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi dan organisasi yang memanfaatkan program angkutan gratis dari pemerintah untuk membantu korban bencana gempa NTT.

Program angkutan gratis untuk barang bantuan kemanusiaan bagi korban bencana NTT dengan kapal Pelni didukung oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Heri menyebutkan Kemenhub memberikan persetujuan untuk potongan harga 100 persen atas tarif barang dengan kapal penumpang Pelni, khusus untuk barang bantuan bencana.

Sementara itu, Kepala Cabang Pelni Jakarta Muhammad Ardiansyah mengatakan pengangkutan bantuan tersebut dibagi ke dalam dua kapal penumpang Pelni karena jumlah barang yang harus dikirim cukup banyak.

Sebanyak 135 paket barang seberat 67,5 ton diangkut menggunakan KM Tidar yang berangkat dari Jakarta pada Sabtu (29/8).

Angkutan berikutnya sebanyak 250 paket bantuan seberat 125 ton dan 5 unit kontainer ekuivalen 90 ton akan dibawa oleh KM Dobonsolo dari Jakarta pada Senin (31/8).

KM Tidar dinakhodai oleh Capt. Noviansyah Syafrudin, dan KM Dobonsolo oleh Capt. Ahmad.

"Kami pastikan seluruh barang bantuan diterima dengan baik sampai ke NTT via Pelabuhan Lorens Say, Maumere," ujar Ardiansyah.

Sekretaris Perusahaan Ditto Pappilanda menambahkan pada pengangkutan gelombang kedua tersebut, barang bantuan berasal dari sejumlah instansi dan organisasi.

Selain dari Kementerian Perhubungan RI, bantuan juga berasal dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok.

Kemudian barang bantuan juga bersumber dari Pelindo, LEN, Pindad dan Wijaya Karya termasuk dari perusahaan swasta, lalu Dewan Pengurus Cabang Indonesian National Shipowners’ Association (DPC INSA) Jaya, Relawan Nusantara, hingga partai politik dan organisasi masyarakat.

"Bantuan juga berasal dari DPP Partai Fraksi (salah satu partai politik di) DPR RI, dan ormas PPK Kosgoro 1957 yang diserahkan langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati," kata Ditto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Ekonomi
BPS Catat 319 Daerah Hadapi...
Daerah
Fenomena Super New Moon, Su...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.