Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Bali Pastikan Pansus TRAP Tetap Jalan di Tengah Isu Anggota Mundur

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 06:05 WIB | Oleh:
DPRD Bali Pastikan Pansus TRAP Tetap Jalan di Tengah Isu Anggota Mundur Doc: antara foto
Ket. Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya

DENPASAR - Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya memastikan Panitia Khusus Tata Ruang Aset dan Perizinan (Pansus TRAP) tetap berjalan di tengah sorotan Fraksi Golkar yang menarik anggotanya di pansus untuk mundur.

“Ini tidak mengganggu kerja pansus, kan seperti kesepakatan, bahwa masih tersisa tujuh kasus ya dan itu yang kita akan selesaikan sampai dengan 6 Oktober 2026,” kata Dewa Mahayadnya di Denpasar, Senin (20/7).

Diketahui Partai Golkar menarik dua anggotanya di DPRD Bali yang tergabung dalam Pansus TRAP.

Selama ini pansus tersebut dibentuk untuk menggali kasus-kasus dugaan pelanggaran terhadap tata ruang, perizinan, dan aset, dimana pada akhirnya semakin banyak masyarakat Bali yang melapor dan membutuhkan pansus untuk membantu menyelesaikan persoalan.

Pimpinan DPRD Bali kemudian mencatat hingga kini setidaknya masih ada tujuh kasus dugaan pelanggaran yang masih diproses Pansus TRAP, sehingga pansus yang terdiri dari perwakilan setiap fraksi itu terus diperpanjang.

Sementara itu Partai Golkar menarik anggotanya sebab menilai alih-alih pansus dilanjutkan, sebaiknya diulang pembentukan kembali, selain itu juga mereka ingin agar aktivitas pansus berjalan sesuai SK saat awal dibentuk.

Atas dinamika ini, Ketua DPRD Bali menyatakan pansus tetap bekerja menyelesaikan tujuh kasus yang sudah dimulai, selain itu juga tetap mendengarkan aduan masyarakat yang masuk, sebab ini merupakan ruang bagi masyarakat.

Terkait mundurnya anggota Fraksi Golkar, Dewa Mahayadnya sendiri mengatakan hingga saat ini belum ada surat atau usulan formal yang disampaikan.

Ia justru ingin melakukan komunikasi dengan pimpinan fraksi melalui dialog rapat pimpinan fraksi dan membuka kembali dokumen tata tertib untuk mencari titik temu yang paling bijak secara musyawarah dan mufakat. 

“Ya tentu kami akan menyelesaikannya secara musyawarah dan mufakat, ini menunjukkan bagaimana sehatnya, dinamisnya juga lembaga kita di DPRD, perbedaan penafsiran terhadap tatib yang kita miliki itu wajar-wajar saja,” ujarnya.

“Ini justru menunjukkan bahwa semua anggota dewan mulai peduli dan boleh dibilang akuntabilitas dan aturan main yang ada di DPRD ini mulai saling memahami satu sama lain, secara kelembagaan kami sangat menghormati sikap politik masing-masing fraksi,” sambungnya menegaskan.

Terlepas dari dinamika di tubuh dewan, Dewa Mahayadnya memastikan keputusan seluruh fraksi bertujuan baik bagi masyarakat.

Sehingga, ia enggan merombak Pansus TRAP dan mengutamakan diskusi untuk menyamakan persepsi.

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta turut menanggapi, dimana ia yakin apapun yang terjadi Pansus TRAP tetap akan bekerja dengan baik untuk membantu Pemprov Bali memberantas pelanggaran tata ruang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.