Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Sumut Salurkan 165 Ton Beras SPHP Lewat Gerakan Pangan Murah Serentak

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 15:25 WIB | Oleh:
Bulog Sumut Salurkan 165 Ton Beras SPHP Lewat Gerakan Pangan Murah Serentak Doc: ANTARA/HO-Perum Bulog Kantor Cabang Medan
Ket. Perum Bulog Kantor Cabang Medan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Medan, Sumatera Utara.

MEDAN - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan sekitar 165 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 33 kabupaten dan kota, Minggu (30/8).

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto mengatakan dalam kegiatan dua hari (27-28 Agustus) telah menyalurkan di 33 kabupaten/kota Sumatera Utara dengan total sekitar 165 ton beras SPHP.

"Kegiatan GPM tersebut bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah daerah sebagai tindak lanjut surat edaran gubernur," ujar Budi di Medan, Minggu.

Melalui Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.1.2.1/7083 Tahun 2026, seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama untuk menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat Sumut.

"Dalam kegiatan tersebut, penyaluran beras SPHP bisa bertambah, sesuai permintaan pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah," kata dia.

Budi menambahkan selain kerja sama dengan pemerintah setempat, kami juga melakukan GPM di depan gudang untuk menjaga stabilitas harga pangan pokok tersebut.

Di sisi lain, Budi menambahkan penyaluran beras SPHP juga dilakukan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), serta saluran distribusi lainnya agar masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau.

Kesiapan GPM itu juga ditandai dengan stok beras secara total di gudang Bulog Sumut sekitar 51.000 ton, dan akan bertambah dari pusat sebagai pemenuhan kebutuhan program SPHP, bantuan pangan dan lainnya di wilayah itu.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menginisiasi Gerakan Pangan Murah serentak di wilayah Sumut guna menjaga stabilitas harga bahan pangan di pasaran dan mengendalikan inflasi daerah.

"Selain itu, program tersebut menjadi langkah strategis Pemprov Sumut untuk memastikan ketersediaan pangan serta meningkatkan keterjangkauan daya beli masyarakat," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut Fariz Haholongan Hutagalung.

Gerakan Pangan Murah serentak berskala provinsi tersebut, lanjut dia, pada tahap awal dijadwalkan digelar pada 27, 28, dan 31 Agustus 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Nasional
Kebijakan Fiskal Kerap Tida...

RUU Guru dan Dosen Dibahas DPD RI, Apa yang Bakal Berubah?

32 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Nasional
RUU Guru dan Dosen Dibahas ...
PEMILIHAN UMUM

Partai Putin Menang dalam Pemilu

59 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Partai Putin Menang dalam P...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.