Perkuat Kiprah Alumni untuk Almamater dan Masyarakat, Raker IKA FH Unair Susun Lima Program

Sabtu, 19 Sep 2026, 16:22 WIB

SURABAYA – Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Komisariat Fakultas Hukum (FH) menyiapkan sejumlah program strategis untuk memperluas kontribusi alumni. Langkah tersebut dibahas dalam rapat kerja (raker) yang digelar di Plasa Airlangga, Surabaya, Sabtu (19/9).

Mengusung tema “Dengan Rapat Kerja Kita Tingkatkan Sinergi Alumni untuk Memperkokoh Kiprah IKA FH Unair di Masyarakat”, forum ini menjadi ruang bagi pengurus baru untuk menetapkan arah kerja organisasi selama satu tahun ke depan.

Ket. Foto: Raker IKA FH Unair menunjukkan bahwa organisasi alumni mulai membangun fondasi yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga tata kelola yang sehat dan terencana. — Sumber: Istimewa

Ketua IKA FH Unair Syaiful Ma'arif mengatakan, raker tersebut merupakan yang pertama digelar setelah jajaran kepengurusan baru dilantik. Karena itu, program yang disusun tidak hanya ditujukan untuk menghidupkan kegiatan organisasi, tetapi harus memberikan manfaat konkret.

“Kehadiran IKA itu harus bermanfaat buat almamater, bermanfaat buat mahasiswa, bermanfaat buat masyarakat, dan tentu juga bermanfaat buat alumni sendiri,” kata Syaiful.

Dalam raker tersebut, pengurus menetapkan lima program utama. Yakni job fair, mentoring bagi alumni yang hendak menjadi ASN, jalan sehat dan fun run, konser tahunan, serta bedah buku.

Sejumlah program itu sekaligus diarahkan untuk memperkuat jejaring antara alumni, mahasiswa, dunia profesi, dan masyarakat.

Syaiful menyebut, IKA FH Unair sebelumnya telah membangun kerja sama dengan sejumlah institusi. Salah satunya bersama Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk memberikan ruang magang bagi mahasiswa di lingkungan kejaksaan.

Kerja sama serupa juga dijalin dengan Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Jawa Timur guna membuka kesempatan mahasiswa mendapatkan pengalaman di lingkungan peradilan.

Selain itu, IKA FH Unair menggandeng Ikatan Notaris Indonesia (INI) serta DPC Peradi Suara Advokat Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses magang sekaligus membuka jejaring profesional bagi mahasiswa dan alumni.

“Ini konteksnya bermanfaat buat alumni, mahasiswa magang, dan tentu kaitannya dengan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Syaiful, penguatan jejaring dan program kerja alumni juga memiliki kaitan dengan keberlangsungan kualitas almamater. Alumni, kata dia, memiliki tanggung jawab ikut menjaga reputasi serta mendukung penguatan kualitas dan akreditasi Unair.

Untuk menjaga keterlibatan alumni tetap berjalan, IKA FH Unair juga akan menggelar kegiatan yang bersifat rutin. Salah satunya konser tahunan yang sebelumnya telah dilaksanakan dengan menghadirkan grup musik Padi.

Sementara itu, program job fair direncanakan berlangsung pada Oktober. Kegiatan tersebut akan mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan berbagai peluang kerja sekaligus memberikan akses informasi mengenai kebutuhan dunia profesional.

“Program-program kerja itu diharapkan bisa bermanfaat untuk mendukung MoU-MoU yang sudah dilakukan,” jelas Syaiful.

Ia menegaskan, keberadaan IKA FH Unair tidak semestinya hanya menjadi wadah berkumpulnya para lulusan. Organisasi alumni harus mampu menjadi penghubung yang mempertemukan kepentingan kampus, mahasiswa, alumni, dunia profesi, hingga masyarakat.

“Pengurus IKA bukan hanya menerima alumni saja, tapi berkontribusi. Itu yang utama,” pungkasnya.

IKA Unair Dorong Tata Kelola Organisasi

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal PP IKA Unair periode 2025-2030, Indra Nur Fauzi, mengapresiasi pelaksanaan raker tersebut. Menurutnya, forum kerja memiliki peran penting dalam memastikan organisasi memiliki arah dan tata kelola yang jelas.

Ia menjelaskan, organisasi yang sehat tidak cukup hanya memiliki kepengurusan. Diperlukan landasan hukum, keputusan organisasi mengenai program kerja, serta pelaksanaan yang terukur.

“Organisasi yang baik itu kan ada landasan hukum, ada SK, kemudian yang kedua ada rapat kerja yang memutuskan program-program yang akan dilakukan, dan ketiga melaksanakan program kerjanya, artinya realisasi atas programnya,” tutur Indra.

Menurutnya, raker IKA FH Unair menunjukkan bahwa organisasi alumni mulai membangun fondasi yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga tata kelola yang sehat dan terencana.

“Raker ini menjadi sesuatu pembuktian bahwa organisasi Komisariat Fakultas Hukum ini membangun tidak hanya buat kegiatan, tetapi juga tata kelola organisasi yang sehat,” ujarnya.

Indra juga mengingatkan pentingnya membangun kolaborasi antarkomisariat dan lintas fakultas. Sebab, persoalan yang berkembang di tengah masyarakat tidak berdiri pada satu bidang keilmuan.

“IKA tidak hidup di ruang hampa. IKA hidup di masyarakat dan persoalan masyarakat itu beragam, tidak hanya masalah-masalah hukum, tapi banyak persoalan masyarakat juga mempunyai konsekuensi hukum yang harus diselesaikan,” katanya.

Karena itu, jaringan alumni dari berbagai fakultas dinilai perlu terus dipertemukan. Kolaborasi tersebut dapat memperluas ruang kontribusi IKA Unair, baik terhadap almamater, mahasiswa, alumni maupun masyarakat.

Indra juga menyoroti keberadaan alumni FH Unair yang telah menempati berbagai bidang profesi, termasuk di institusi nasional hingga perwakilan diplomatik. Jejaring tersebut menurutnya merupakan potensi yang dapat dioptimalkan untuk memperluas kontribusi alumni.

Namun, ia menekankan bahwa kiprah alumni tidak semata-mata diukur dari jabatan atau posisi yang ditempati.

“Tidak hanya posisinya, tapi peran-peran implikasinya itu kepada masyarakat menjadi lebih luas,” ujarnya.

Di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin dinamis, Indra berharap jejaring alumni Unair terus diperkuat. Dengan begitu, perkembangan almamater dapat berjalan beriringan dengan semakin luasnya kontribusi alumni di tengah masyarakat.

  • IKA FH Unair

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.