Kearifan Lokal Jadi Mesin Cuan, Produk Solok dari Rendang hingga Tikar Pandan Mulai Kuasai Pasar Nasional

Jumat, 28 Agu 2026, 18:50 WIB

SOLOK – Tingginya respons konsumen terhadap produk kuliner, fesyen, kerajinan, hingga olahan berbasis kearifan lokal menjadi sinyal bahwa identitas daerah kini dapat menjadi keunggulan bisnis.

Namun, tingginya minat pasar perlu diikuti kemampuan produksi, konsistensi kualitas, kemasan, sertifikasi, serta strategi pemasaran yang lebih kuat.

Ket. Foto: Stan UMKM Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada hari pertama APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 di Tangerang, Banten. — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Solok

Dengan begitu, potensi produk unggulan daerah tidak berhenti sebagai komoditas pameran, tetapi dapat naik kelas menjadi produk dengan pasar nasional yang berkelanjutan.

Produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mulai dari rendang hingga tikar pandan laris terjual pada hari pertama APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 yang digelar di Tangerang, Banten, menandai tingginya minat terhadap produk unggulan daerah di pasar nasional.

Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Nia Jon Firman Pandu melalui keterangan tertulisnya diterima di Solok, Kamis, mengatakan salah satu pembeli produk unggulan Kabupaten Solok adalah Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan Dian Cahyati Rahmat Trianto, yang mengunjungi stan pameran daerah tersebut di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kamis (27/8).

Dalam kunjungannya, Dian membeli sejumlah produk khas Kabupaten Solok, di antaranya tikar pandan ukuran besar, Rendang Bundo Koto, Rendang Hj Fahmi, rendang cubadak, kerupuk jangek, ikan bilis Oni, serta scarf khas daerah itu.

Tidak hanya memborong produk kuliner, kunjungan tersebut juga menunjukkan ketertarikan pengunjung terhadap produk kerajinan lokal Kabupaten Solok yang dipamerkan dalam ajang berskala nasional tersebut.

Ketua Dekranasda Kabupaten Solok itu, mengatakan pula bahwa produk UMKM lainnya juga tercatat laris pada hari pertama pameran, seperti tenun serumpun, bawang goreng, dan batik tanah liat yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah.

Ramainya pengunjung dan transaksi di stan Kabupaten Solok menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada pasar yang lebih luas.

Dia mengatakan antusiasme pengunjung menunjukkan produk lokal memiliki daya tarik dan peluang untuk dikembangkan di pasar nasional.

Menurut dia, keikutsertaan Kabupaten Solok dalam AOE 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM dan perajin untuk memperluas jaringan pemasaran.

Produk kuliner dan kerajinan yang dibawa ke pameran tersebut mencerminkan beragam potensi ekonomi kreatif Kabupaten Solok, mulai dari olahan pangan hingga produk berbasis kearifan lokal.

Pameran nasional itu juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan kualitas dan keunikan produk kepada calon pembeli dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.

Meningkatnya minat pengunjung diharapkan dapat membuka peluang kerja sama pemasaran, sehingga produk UMKM Kabupaten Solok tidak hanya dipasarkan di daerah asal, tetapi juga menjangkau konsumen di berbagai wilayah.

APKASI Otonomi Expo 2026 pun dimanfaatkan Kabupaten Solok untuk memperluas promosi kuliner, kerajinan, dan produk kreatif daerah sekaligus memperkuat posisi UMKM lokal dalam persaingan pasar nasional.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sapa Warga Pondok Cabe Ilir, PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan dan Promo Tambah Daya.

BRIN Kaji Pemanfaatan Singkong untuk Solusi Penanganan Karhutla

BPJS Kesehatan Jakut Maksimalkan Layanan Keliling

KLH Segel Lahan 1.500 Hektare di Kalimantan Barat Terkait Karhutla

Pertamax Turbo DragFest 2026 di Yogyakarta, Saksikan Gratis Akhir Pekan Ini!

BPJS Kesehatan Ungkap Peserta JKN Dapat Layanan Tanpa Biaya Tambahan

KJRI New York Gandeng Pola Raya, Siap Dorong Arsitek & Proyek RI Tembus Pasar Global

Raja Norwegia, Harald V, Wafat pada Usia 89 Tahun

Telin Buka Empat Kerja Sama Strategis di BATIC 2026, Perkuat Konektivitas Digital Global

Pelaku Pembuang Air Aki ke Sungai Diidentifikasi dan Akan Ditindak Tegas DLHK Depok

Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Pergudangan Taman Tekno Menyusul Digulungnya Sindikat Uang Palsu

Gubernur Pramono Kukuhkan Fauzi Bowo Sebagai Ketua Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi

Soal Pejabat BI Baru, OJK: Makin Banyak Perempuan di Posisi sStrategis

Polres Lumajang Bantu Padamkan Karhutla di Gunung Semeru dengan Kayu dan Ranting Pohon

Atasi Kekeringan dan Polusi Udara, Pemprov DKI dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

Belitung Diprakirakan BMKG Berpotensi Alami Musim Kemarau hingga November 2026

Kemenag Sulut Tingkatkan Kompetensi Guru PAI Baca Al-Qur'an

Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan hingga Program Kesetaraan Guna Cegah Anak Putus Sekolah

Viral di Depok, Mobil Pick up Buang Muatan Air Aki ke Sungai

OutSystems Perluas Solusi AI untuk Percepat Proses Kredit Perbankan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.