Legislator Apresiasi Bea Cukai Ungkap Penyelundupan Narkoba oleh Pilot Malaysia di Soetta
Jumat, 07 Agu 2026, 06:05 WIBSURABAYA - Anggota Komisi XI DPR RI Thoriq Majiddanor mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) khususnya Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) yang menggagalkan penyelundupan narkotika oleh seorang pilot berkewarganegaraan Malaysia.
"Pengungkapan tersebut menjadi bukti bahwa sistem pengawasan kepabeanan di pintu masuk negara tetap berjalan secara profesional tanpa membedakan status maupun profesi pelaku," kata  Thoriq Majiddanor dalam keterangan di Surabaya, Kamis (6/8).
Thoriq mengatakan petugas Bea Cukai mendeteksi barang bawaan mencurigakan milik pilot maskapai Malaysia yang baru tiba dari Kuala Lumpur.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan lebih dari 70 ribu butir ekstasi dengan berat sekitar 26 kilogram serta sejumlah metamfetamin atau sabu-sabu.
Pelaku selanjutnya diserahkan kepada penyidik Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa pelaku diduga telah beberapa kali terlibat dalam penyelundupan narkotika lintas negara.
Thoriq menilai pengungkapan tersebut merupakan capaian penting dalam menjaga kedaulatan negara dari ancaman peredaran gelap narkotika yang semakin terorganisasi dan menggunakan beragam modus operandi.
"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, khususnya Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, yang telah menunjukkan profesionalisme, ketelitian, dan integritas dalam menggagalkan penyelundupan narkotika," ujarnya.
Legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur X yang meliputi Gresik dan Lamongan itu juga mengapresiasi kepemimpinan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama serta dukungan dan sinergi Kepala Otoritas Bandara Soekarno-Hatta Putu Eka Cahyadi dalam memperkuat pengawasan di kawasan bandara.
"Keberhasilan ini membuktikan bahwa pengawasan di pintu masuk Indonesia berjalan efektif serta tidak memberikan ruang bagi siapa pun yang mencoba memanfaatkan jalur internasional untuk melakukan tindak pidana," kata anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI ini .
Menurut dia, pengungkapan kasus tersebut menjadi pengingat bahwa jaringan narkotika internasional terus mencari celah termasuk dengan memanfaatkan profesi yang memperoleh fasilitas tertentu dalam operasional penerbangan.
Oleh sebab itu, ia mendorong penguatan sinergi antara Bea Cukai, Kepolisian, dan seluruh aparat penegak hukum untuk mengantisipasi penyelundupan narkotika lintas negara.
"Negara harus hadir dengan pengawasan yang semakin modern, berbasis intelijen, dan didukung teknologi agar setiap potensi penyelundupan dapat dideteksi sejak dini," ujarnya.
Ia pun berharap keberhasilan pengungkapan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Bea Cukai di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga setiap pintu masuk negara dari ancaman penyelundupan narkotika, barang ilegal, dan tindak kejahatan lintas negara lainnya.
- Legislator
- Gagalkan Penyelundupan
- Pilot Malaysia
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Siap-siap! Oppo Reno 16 Series Bakal Debut di Indonesia Bulan Juli, Catat Tanggalnya!
-
Perkuat Layanan dan Inklusi Keuangan di Denpasar, Sequis Life Resmikan Sequis Center Bali
-
Pelabuhan Bakauheni pada H-6 Lebaran Makin Dipadati Pemudik dari Merak
-
Pemerintah Akan Sempurnakan Tata Kelola SPPG
-
Kecelakaan Truk di Simpang Unisma Bekasi Picu Kemacetan Panjang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.