Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Minggu, 23 Agu 2026, 14:35 WIB

JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) terus memperluas edukasi literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat di tingkat akar rumput. Melalui PT Pegadaian (Persero) Area Kebayoran Baru, perusahaan menggelar edukasi literasi keuangan bersama komunitas ojek pangkalan di Learning Corner Pegadaian CP Cilandak, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti puluhan pengemudi ojek pangkalan yang berasal dari wilayah Cilandak dan sekitarnya. Edukasi ini ditujukan untuk membantu pekerja sektor informal memahami cara mengelola pendapatan harian secara lebih terencana sekaligus membangun ketahanan keuangan keluarga.

Ket. Foto: PT Pegadaian (Persero) terus memperluas edukasi literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat di tingkat akar rumput. Melalui PT Pegadaian (Persero) Area Kebayoran Baru, perusahaan menggelar edukasi literasi keuangan bersama komunitas ojek pangkalan di Learning Corner Pegadaian CP Cilandak, Kamis (20/8/2026). — Sumber: Istimewa

Materi yang diberikan mencakup perencanaan keuangan keluarga dan pentingnya menyisihkan sebagian pendapatan sebagai dana darurat. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai risiko investasi bodong serta pengenalan terhadap produk keuangan syariah dan konvensional yang dapat diakses sesuai kemampuan.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil IX Jakarta 2, Maryono, mengatakan pekerja informal seperti pengemudi ojek pangkalan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Namun, pendapatan yang tidak selalu tetap membuat kelompok tersebut perlu memiliki perencanaan keuangan yang baik untuk menghadapi berbagai kebutuhan dan risiko ekonomi.

"Pegadaian berkomitmen penuh untuk hadir mendampingi seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pekerja keras di sektor informal seperti rekan-rekan ojek pangkalan. Melalui program literasi keuangan ini, kami ingin mendorong terciptanya masyarakat yang tidak hanya mandiri secara finansial, tetapi juga memiliki ketahanan ekonomi keluarga yang tangguh melalui instrumen pengelolaan dana yang aman, legal, dan terpercaya," ujar Maryono.

Menurut Maryono, literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan produk finansial. Pemahaman yang baik juga diperlukan agar masyarakat dapat menentukan prioritas pengeluaran, menyusun rencana keuangan, serta menghindari berbagai risiko yang dapat mengganggu kondisi ekonomi keluarga.

Sementara itu, Deputi Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Kebayoran Baru, M. Noer Udin Nastain, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat. Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan akses terhadap berbagai solusi finansial yang mudah dipahami dan digunakan sesuai kebutuhan.

"Melalui kegiatan di Learning Corner Cabang Cilandak ini, kami berupaya mendekatkan berbagai solusi finansial Pegadaian seperti Tabungan Emas, pembiayaan modal kerja, hingga kemudahan transaksi digital. Kami berharap pengetahuan yang dibagikan hari ini dapat diterapkan secara langsung oleh para pengemudi ojek pangkalan dalam mengelola pendapatan harian mereka agar lebih terencana dan berkelanjutan," kata M. Noer Udin Nastain.

Selain mendapatkan materi mengenai pengelolaan keuangan, peserta juga memperoleh panduan praktis dalam menggunakan aplikasi TRING. Aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan transaksi, termasuk menabung emas dengan nominal kecil, melakukan pembayaran tagihan, hingga mengajukan pembiayaan berbasis kemitraan melalui telepon seluler.

Pemanfaatan layanan digital tersebut diharapkan dapat mempermudah para pengemudi ojek pangkalan dalam mengakses produk dan layanan keuangan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor. Dengan akses yang lebih praktis, masyarakat dapat mengelola berbagai kebutuhan finansial secara lebih cepat dan efisien.

Kegiatan edukasi diawali dengan penyerahan apresiasi secara simbolis kepada perwakilan komunitas ojek pangkalan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk membahas persoalan pengelolaan keuangan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui diskusi tersebut, peserta tidak hanya menerima materi secara satu arah, tetapi juga dapat memperoleh penjelasan mengenai penerapan pengelolaan keuangan dalam kondisi nyata. Pendekatan ini diharapkan membuat materi literasi keuangan lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh para pekerja sektor informal.

Pegadaian Area Kebayoran Baru berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui produk keuangan, tetapi juga mampu memahami manfaat, risiko, dan cara penggunaannya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pegadaian memperkuat perannya sebagai agen pembangunan ekonomi masyarakat. Perusahaan berupaya menggabungkan edukasi finansial dengan kemudahan akses terhadap layanan keuangan agar masyarakat memiliki kemampuan lebih baik dalam mengambil keputusan terkait keuangannya.

Bagi pekerja sektor informal, kemampuan mengelola pendapatan harian menjadi hal penting karena pemasukan dapat berubah mengikuti kondisi pekerjaan. Dengan perencanaan yang tepat, sebagian pendapatan dapat dialokasikan untuk kebutuhan rutin, dana darurat, tabungan, maupun instrumen investasi sesuai kemampuan.

Pegadaian menilai pemberdayaan masyarakat melalui literasi keuangan dapat memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan dibandingkan bantuan yang hanya bersifat sementara. Masyarakat diharapkan mampu menjadi lebih mandiri dalam mengelola keuangan dan memiliki ketahanan ekonomi ketika menghadapi kebutuhan tidak terduga.

Melalui kegiatan bersama komunitas ojek pangkalan di Cilandak, Pegadaian kembali menegaskan komitmennya untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan. Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu semakin banyak masyarakat membuat keputusan finansial yang aman, bijak, dan berkelanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.