MCU Punya Kesempatan Menunjukkan Sisi Mengerikan Kekuatan Rogue di Film X-Men
Minggu, 23 Agu 2026, 00:00 WIBMarvel Cinematic Universe (MCU) memiliki peluang besar untuk memperlihatkan sisi lain dari salah satu kekuatan paling unik sekaligus mengerikan yang dimiliki anggota X-Men.
Kesempatan itu datang melalui Rogue, karakter yang akan diperankan Inde Navarrette dalam film X-Men MCU yang dijadwalkan tayang pada 2028.
Dari ScreenRant, film tersebut akan menjadi film solo X-Men pertama di MCU dalam beberapa dekade dan membuka era baru bagi kelompok mutan Marvel. Dengan sejarah panjang X-Men di komik, MCU memiliki banyak cerita yang bisa diadaptasi, mulai dari kisah penuh harapan hingga cerita yang jauh lebih gelap.
Karena itu, masih banyak kemungkinan mengenai bagaimana Marvel akan memperkenalkan para mutan tersebut dan membangun sejarah mereka di dalam semesta MCU.
Pengumuman pemeran terbaru X-Men menjadi salah satu perkembangan terbesar sejauh ini. Sejumlah karakter favorit penggemar dipastikan akan hadir, dan salah satu yang paling menarik perhatian adalah Rogue.
Pemilihan Inde Navarrette sebagai Rogue dinilai menarik karena sang aktris sebelumnya telah menunjukkan kemampuannya memainkan karakter yang berhadapan dengan sisi supernatural dan psikologis yang mengganggu.
Navarrette dikenal melalui film Obsession yang dirilis pada 2026. Dalam film tersebut, ia memerankan Nikki Freeman, karakter yang secara efektif berada di bawah pengaruh sebuah keinginan yang dibuat oleh tokoh utama, Bear, dengan tujuan membuat Nikki jatuh cinta kepadanya.
Salah satu kekuatan penampilan Navarrette dalam Obsession adalah kemampuannya memperlihatkan perubahan karakter Nikki ketika berhadapan dengan pengaruh supernatural tersebut. Ia harus memainkan sosok yang tampak seperti dirinya sendiri, tetapi pada saat yang sama memperlihatkan sisi lain yang muncul akibat kekuatan di luar kendalinya.
Kemampuan tersebut memiliki kemiripan dengan salah satu aspek paling menarik dari kisah Rogue.
Selama ini, Rogue lebih sering dikenal karena konflik emosional akibat ketidakmampuannya menyentuh orang lain tanpa membahayakan mereka. Namun, kekuatannya sebenarnya memiliki sisi yang jauh lebih kompleks.
Kemampuan Rogue memungkinkan dirinya menyerap kekuatan, ingatan, kemampuan, bahkan aspek kepribadian orang lain melalui kontak fisik. Artinya, setiap kali menggunakan kekuatannya, Rogue berpotensi membawa sebagian dari orang yang disentuhnya ke dalam dirinya.
Hal tersebut membuat kekuatan Rogue bukan sekadar kemampuan super yang dapat digunakan dalam pertarungan. Ada konsekuensi psikologis dan emosional yang menyertainya.
Rogue sendiri dalam berbagai cerita sering takut menggunakan kemampuannya karena menyadari dampak yang dapat ditimbulkan terhadap orang lain. Dalam beberapa kisah, karakter yang kekuatannya diserap bahkan dapat meninggalkan pengaruh terhadap dirinya.
Di sinilah MCU memiliki kesempatan untuk memperlihatkan sisi Rogue yang selama ini belum banyak dieksplorasi dalam adaptasi layar lebar.
Rogue Bisa Menjadi Salah Satu Mutan Terkuat MCU
Kemunculan Rogue di MCU juga berpotensi membuatnya menjadi jauh lebih kuat dibandingkan versi yang pernah ditampilkan sebelumnya.
Jika Avengers: Secret Wars tidak menghapus atau mengubah keberadaan berbagai karakter Marvel yang saat ini sudah muncul di MCU, Rogue akan memasuki dunia yang dipenuhi pahlawan dan penjahat dengan kemampuan luar biasa.
Hal ini membuat kekuatan menyerap kemampuan milik Rogue menjadi semakin signifikan.
MCU kini memiliki karakter seperti Sentry dan Franklin Richards yang memiliki tingkat kekuatan sangat tinggi. Jika Rogue mampu menyerap kemampuan karakter-karakter seperti mereka, secara teori ia dapat memperoleh kekuatan yang sangat besar.
Rogue juga memiliki kemungkinan untuk mendapatkan kemampuan penyembuhan dari karakter seperti Wolverine dan Deadpool.
Dengan kemampuan tersebut, Rogue secara teori dapat menyesuaikan dirinya dengan berbagai situasi. Ia bisa memperoleh kekuatan fisik, kemampuan regenerasi, atau kemampuan lain dari karakter yang disentuhnya.
Namun, faktor yang membatasi Rogue bukan hanya seberapa besar kekuatan yang dapat ia serap.
Persoalan utamanya adalah keengganannya menggunakan kemampuan tersebut terhadap orang lain, karena setiap penggunaan kekuatan Rogue dapat membawa konsekuensi terhadap korban yang disentuhnya.
Selain itu, ada pula persoalan mengenai kemampuan Rogue mempertahankan aspek tertentu dari orang-orang yang pernah ia serap kekuatannya.
Salah satu contoh paling terkenal dalam komik terjadi ketika Rogue menyerap kekuatan dan aspek pikiran Carol Danvers, yang saat itu dikenal sebagai Ms. Marvel dan kemudian Captain Marvel.
Pengalaman tersebut membuat Rogue tidak hanya mendapatkan kemampuan fisik, tetapi juga membawa sebagian dari identitas dan ingatan Carol dalam dirinya untuk waktu yang cukup lama.
Aspek inilah yang membuat Rogue berbeda dari banyak karakter mutan lainnya.
Ia bukan hanya mengambil kekuatan seseorang, tetapi dalam kondisi tertentu juga dapat membawa sebagian dari orang tersebut ke dalam dirinya.
Dengan Inde Navarrette yang kini dipercaya memerankan Rogue, MCU memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi dua sisi karakter tersebut secara bersamaan: Rogue sebagai salah satu anggota X-Men dengan potensi kekuatan luar biasa dan Rogue sebagai seorang perempuan yang harus hidup dengan konsekuensi dari kekuatannya sendiri.
Jika Marvel benar-benar mengeksplorasi sisi tersebut dalam X-Men 2028, Rogue berpotensi menjadi salah satu karakter paling kompleks sekaligus paling menarik dalam era baru X-Men di MCU.
- X-Men
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
PT KAI Amankan 12.656 Barang Temuan Senilai Rp8,86 Miliar
-
Masa Depan 'X-Men': Marvel Ungkap Deretan Bintang Para Mutan Profesor Xavier
-
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru, Sumbawa Barat Bakal Gelar Car Free Night Akhir Pekan
-
PT KAI Ungkap Sebanyak 106.474 Wisman Gunakan KA dari 222 Stasiun Regional
-
Misi Bersejarah Mesir di Piala Dunia 2026 Bertumpu pada Kekuatan Tim Bukan Hanya Salah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.