Terbaru dari BPS: Nilai Tukar Petani Riau Naik ke 197,35, Ini Maknanya
Jumat, 02 Okt 2026, 05:18 WIBPEKANBARU - Badan Pusat Statistik Provinsi Riau mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) daerah setempat pada September 2026 naik sebesar 1,39 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 194,66 menjadi 197,35.
Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Riau Fitri Hariyanti dalam keterangan resminya di Pekanbaru, Kamis, mengatakan peningkatan NTP ini disebabkan oleh Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 1,99 persen dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,6 persen.
"Pada September 2026 indeks harga yang diterima petani di Provinsi Riau sebesar 247,02. Indeks harga yang diterima ini mengalami peningkatan sebesar 1,99 persen jika dibandingkan dengan It pada Agustus 2026 yaitu sebesar 242,19," katanya.
Sementara itu Indeks harga yang dibayar petani (Ib) mengalami peningkatan hanya sebesar 0,60 persen dibandingkan dengan Ib pada Agustus 2026, yaitu sebesar 124,42. Peningkatan NTP di Provinsi Riau pada bulan September 2026 terjadi pada tiga dari lima subsektor penyusun NTP.
Ketiganya pada subsektor hortikultura yang mengalami peningkatan sebesar 1,99 persen, diikuti subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,46 persen, dan subsektor peternakan sebesar 0,89 persen.
Sementara itu subsektor perikanan mengalami penurunan sebesar 0,30 persen, diikuti subsektor tanaman pangan sebesar 0,28 persen.
Fitri menjelaskan Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) mengalami penurunan dari 96,11 pada Agustus 2026 menjadi 95,84 pada September 2026. Sedangkan Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) mengalami peningkatan dari 105,51 pada Agustus 2026 menjadi 107,61 pada September 2026.
Yang tertinggi di antara kelimanya yakni Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR). Subsektor ini mengalami peningkatan dari 214,70 pada Agustus 2026 menjadi 217,84 pada September.
"Peningkatan ini disebabkan oleh indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 2,08 persen dan indeks harga yang dibayar petani (Ib) naik sebesar 0,61 persen," ungkapnya.
Selain itu subsektor lainnya Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) mengalami peningkatan dari 98,72 pada Agustus 2026 menjadi 99,60 persen. Beda dengan peternakan, Nilai Tukar Petani Perikanan (NTNP) mengalami penurunan dari 108,74 pada Agustus 2026 menjadi 108,41 pada September.
- Nilai Tukar Petani (NTP)
- Berita Terbaru
- Riau
- Badan Pusat Statistik (BPS)
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
91 Persen Rumah Tak Layak Huni di Papua Pegunungan, Pemerintah Siapkan Rp1,5 T Bangun 2.200 Rumah
-
Nilai tukar petani September 2026 meningkat
-
Mentan: Nilai Tukar Petani Alami Peningkatan
-
Penelitian Terbaru Libatkan 1 Juta Warga! Cara Minum yang Salah Ini Dikaitkan dengan Risiko Kanker
-
Peluang Kerja Kaum Disabilitas Perlu Diperluas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.