Veda Ega Terpeleset, Start dari Baris Keenam Moto3 Inggris
Minggu, 09 Agu 2026, 10:58 WIBSILVERSTONE â Harapan Veda Ega Pratama untuk mengawali Moto3 Inggris dari barisan depan buyar di Sirkuit Silverstone. Setelah tampil menjanjikan dan menempati posisi ketiga pada sesi practice sehari sebelumnya, pembalap Honda Team Asia itu justru terlempar ke posisi ke-16 dalam kualifikasi, Sabtu (8/8).
Start dari baris keenam membuat Veda menghadapi pekerjaan berat pada balapan, Minggu (9/8). Ia harus melewati rombongan pembalap sejak lap awal jika ingin kembali bersaing di barisan depan, seperti yang ditunjukkannya pada hari pertama Grand Prix Inggris.
Veda sebenarnya datang ke sesi kualifikasi dengan modal yang sangat menjanjikan. Pada Jumat (7/8), pembalap 17 tahun asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu tampil konsisten. Setelah menempati posisi keenam pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Veda melesat ke posisi ketiga pada practice dengan catatan waktu 2 menit 9,639 detik.
Hasil tersebut membuatnya langsung lolos ke Q2 tanpa harus melewati Q1. Namun, performanya berubah drastis pada hari kedua. Dalam sesi latihan bebas kedua, Veda hanya mampu mencatat waktu 2 menit 11,054 detik dan berada di posisi ke-16, terpaut 1,207 detik dari Brian Uriarte yang menjadi pembalap tercepat.
Kesulitan itu berlanjut dalam Q2. Veda mencatat waktu terbaik 2 menit 10,910 detik, tetapi masih terpaut 1,784 detik dari Scott Ogden yang merebut pole position. Catatan tersebut menempatkan Veda di posisi ke-16 dan membuatnya harus memulai balapan dari baris keenam.
Veda mengakui dirinya tidak mampu menemukan kembali feeling terhadap motor seperti yang dirasakan pada hari pertama. Kondisi itu membuat kecepatannya menurun dan kepercayaan dirinya ikut terganggu.
âHari ini jauh lebih sulit dibandingkan kemarin. Sejak pagi, saya cukup kesulitan dan tidak benar-benar bisa menemukan kepercayaan diri serta feeling terhadap motor seperti yang saya rasakan pada hari Jumat,â ujar Veda.
Kesalahan strategi pada kualifikasi turut membuat situasinya semakin sulit. Veda memilih menunggu pembalap lain untuk mendapatkan keuntungan dari slipstream. Namun, keputusan itu justru membuat waktunya terbuang.
âSaat kualifikasi, saya tahu bahwa membuntuti pembalap lain bisa sangat membantu, jadi saya menunggu momen yang tepat. Namun, kami menunggu terlalu lama hingga akhirnya saya memutuskan untuk melaju sendirian,â ujarnya.
Saat akhirnya melaju sendiri, Veda tidak mendapatkan hasil yang diharapkan. Ia melakukan kesalahan pada putaran tersebut dan tidak memiliki cukup waktu untuk kembali ke pit, mengganti ban, lalu turun lagi ke lintasan.
âSaya melakukan kesalahan pada putaran tersebut, dan setelah itu tidak ada cukup waktu untuk mengganti ban serta kembali turun ke lintasan,â tutur Veda.
Pole position menjadi milik Ogden setelah pembalap tuan rumah itu membukukan waktu 2 menit 9,126 detik. Adrian Cruces menempati posisi kedua dengan selisih 0,274 detik, sedangkan Valentin Perrone berada di urutan ketiga dengan selisih 0,332 detik.
David Almansa akan start dari posisi keempat, diikuti Alvaro Carpe dan Adrian Fernandez. Sementara itu, pemimpin klasemen sementara Maximo Quiles hanya menempati posisi ke-11 dengan catatan waktu 2 menit 10,333 detik.
Bagi Veda, posisi ke-16 tentu bukan hasil yang diharapkan. Terlebih, penampilannya pada Jumat telah memperlihatkan bahwa ia memiliki kecepatan untuk bertarung dengan pembalap terdepan.
âTentu saja saya kecewa, karena hari Jumat menunjukkan bahwa kami memiliki potensi untuk bersaing jauh lebih dekat dengan barisan depan,â kata Veda.
Meski demikian, pembalap 17 tahun itu belum menyerah. Bersama tim, ia akan berupaya menemukan kembali setelan dan kecepatan terbaik sebelum balapan dimulai. Start dari baris keenam memang menjadi kerugian, tetapi balapan panjang tetap membuka peluang bagi Veda untuk melakukan manuver dan memperbaiki posisinya.
âKini, saya dan tim harus memahami apa yang terjadi hari ini dan aspek apa yang bisa kami perbaiki untuk balapan nanti,â ujarnya.
Moto3 Inggris menjadi tantangan berikutnya dalam musim debut Veda di Kejuaraan Dunia Moto3. Sejauh ini, pencapaian terbaiknya adalah finis ketiga pada GP Brasil. Podium tersebut sekaligus menorehkan sejarah karena Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu naik podium dalam balapan Grand Prix.
- Moto3
- Veda Ega Pratama
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Lewandowski Resmi ke Chicago Fire, MLS Sambut Mesin Gol Eropa hingga 2028
-
Harga Cabai Rawit Rp100.000 Per Kg, Telur Ayam Rp29.700 Per Kg
-
Ratusan Wali Murid Serbu Posko SPMB Jakarta Barat, Sudindik Bongkar Masalah Krusial Ini
-
Veda Ega dan Mario Bertemu Sri Sultan HB X di Keraton Yogyakarta
-
Wamendagri Bima Arya Lantik Sekda Sumarno Sebagai Ketua Umum ALTI Jateng 2025-2029
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.