- Home
-
- Megapolitan
-
- Selamatkan Generasi Bangsa...
Selamatkan Generasi Bangsa, Warga Tanah Abang Deklarasi Perang terhadap Peredaran Tramadol Ilegal
Minggu, 09 Agu 2026, 08:19 WIBJAKARTA - Ratusan warga, organisasi masyarakat serta dan tokoh agama Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, membacakan deklarasi bersama memberantas peredaran Tramadol ilegal yang digelar di Taman Petamburan, Tanah Abang, Jumat (7/8).Â
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin menegaskan, deklarasi bersama diadakan untuk menyatukan persepsi serta merapatkan barisan agar dapat menyelamatkan masa depan generasi muda, sekaligus menyatakan perang terhadap peredaran obat Tramadol ilegal.
"Deklarasi perang melawan peredaran Tramadol ilegal melihat peredaraan obat keras di Tanah Abang sangat masif. Masa depan generasi muda kita sedang dipertaruhkan," tegas  Arifin. Â
Arifin menyampaikan apresasinya kepada seluruh komponen masyarakat, pemuda dan agama di Tanah Abang yang telah menyatakan sikap mendukung aparatur pemerintah kota dan kepolisian dalam menjaga lingkungan. Â
Ia juga mengajak BPOM, Suku Dinas Kesehatan, TNI, Polri serta Satpol PP bersinergi bersama melakukan pengawasan terpadu untuk memutus peredaran tramadol ilegal di Tanah Abang.Â
"Jika ditemukan peredaran tramadol dijual bebas tanpa resep, segera laporkan dan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.Â
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina mendukung deklarasi Pemkot Administrasi Jakarta Pusat, Forkopimda, dan masyarakat dalam memberantas peredaran tramadol ilegal di kawasan Tanah Abang.Â
Menurut Wa Ode, langkah tegas dan sinergis tersebut penting untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan keras.Â
âDeklarasi ini merupakan gerakan bersama antara masyarakat, pemerintah, dan aparat gabungan untuk memberantas peredaran tramadol. Tanpa resep dan pengawasan medis, obat ini dapat berdampak negatif bagi penggunanya,â ujarnya, Sabtu (8/8).Â
Ia menegaskan, peredaran tramadol tanpa resep dokter menjadi ancaman nyata, terutama bagi kelompok usia produktif dan anak-anak sekolah.Â
âJika dibiarkan, dampak buruk obat keras ini tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental remaja, tetapi juga dapat memicu tindak kriminalitas dan kenakalan remaja,â tegasnya.
- peredaran obat keras
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Dari Dapur Minang ke Panggung Dunia, Menekraf Kawal Ekspansi Gastronomi Padang
-
Kabar Gembira, BPJS Madiun Aktifkan Kembali 5.724 Peserta PBI JKN
-
Citra Satelit Menunjukkan Myanmar Membangun Kapal Selam Serang Pertamanya Berdesain Kelas Sang O Korea Utara
-
KAI Tanjungkarang Laporkan Warga yang Pasang Penghalang di Rel KA
-
Pemkot Banjarmasin Buat Forum Konsultasi Publik untuk Tingkatkan Layanan Pencari Kerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.