Proyek Saluran Banjir, Jalan Kiwi Jakarta Timur Diberlakukan Buka Tutup

Kamis, 30 Jul 2026, 14:10 WIB

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Kiwi dan Jalan Raya PKP, Kota Administrasi Jakarta Timur, seiring pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Saluran oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Timur. Rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mendukung kelancaran proyek penanganan banjir di wilayah Kelurahan Kelapa Dua Wetan dan Kelurahan Cibubur.

Lokasi pekerjaan berada di Jalan Kiwi dan Jalan Raya PKP, mulai dari Kali Cipinang hingga Taufik Hidayat Arena. Selama pekerjaan berlangsung, sejumlah ruas jalan akan mengalami penyempitan badan jalan sehingga arus lalu lintas diatur secara bertahap sesuai lokasi pekerjaan.

Ket. Foto: Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Kiwi dan Jalan Raya PKP, Kota Administrasi Jakarta Timur, seiring pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Saluran oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Timur. — Sumber: Dishub DKI Jakarta

Pada tahapan Starting Pit 4, pekerjaan berlokasi di Jalan Kiwi sebelum Gang Beriman. Selama pekerjaan berlangsung, ruas jalan yang semula terdiri atas dua lajur akan menjadi satu lajur dengan sistem buka tutup secara bergantian menggunakan bantuan petugas flagman. Tahap ini berlangsung mulai 24 Juli hingga 9 Oktober 2026.

Tahapan Starting Pit 3 dilaksanakan di Jalan Kiwi depan NFC Finance. Pengaturan lalu lintas sama seperti tahap sebelumnya, yakni penyempitan menjadi satu lajur dengan sistem buka tutup. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 19 September 2026.

Sementara itu, tahapan Arriving Pit 3 berada di Jalan Kiwi depan TB Makmur Indah atau tepat di pertigaan Jalan Cibubur 1, Jalan Raya PKP, dan Jalan Kiwi. Selama pekerjaan berlangsung, kendaraan hanya dapat melintas melalui satu lajur secara bergantian dengan pengaturan petugas. Tahapan ini dijadwalkan berlangsung mulai 20 Agustus hingga 23 Oktober 2026.

Untuk tahapan Starting Pit 2, Arriving Pit 2, Starting Pit 1, dan Arriving Pit 1, Dinas Perhubungan menyampaikan jadwal pelaksanaan maupun materi rekayasa lalu lintas akan diperbarui kemudian sesuai perkembangan pekerjaan di lapangan.

Selain pekerjaan galian utama, proyek juga mencakup pemasangan saluran drainase berupa U-Ditch dan Box Culvert. Pemasangan U-Ditch ukuran 40x40x120 dijadwalkan dimulai pada 1 Agustus 2026, U-Ditch 80x80x120 pada 30 Agustus 2026, serta U-Ditch 100x100x120 pada 31 Agustus 2026.

Pekerjaan Box Culvert ukuran 50x50x120 dijadwalkan dimulai pada 26 Agustus 2026, sedangkan Box Culvert ukuran 100x100x120 akan dilaksanakan mulai 27 September 2026. Sebagai upaya mengoptimalkan kapasitas jalan, apabila memungkinkan akan dilakukan pelebaran maupun perkerasan jalan serta penguatan konstruksi di atas saluran.

Dishub DKI juga menegaskan akses keluar masuk gedung di sepanjang lokasi pekerjaan tetap harus diperhatikan selama proyek berlangsung. Meski demikian, pengguna jalan tetap perlu mengantisipasi adanya penyempitan badan jalan yang berpotensi menyebabkan kepadatan lalu lintas.

PT Leotunggal Mandiri selaku pelaksana proyek bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan dan keamanan seluruh pengguna jalan, baik kendaraan bermotor maupun tidak bermotor, selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas Jalan Kiwi dan Jalan Raya PKP selama pekerjaan berlangsung apabila memungkinkan. Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.