Tottenham Tebar Ambisi Baru, Van de Ven Optimistis Spurs Bangkit Lewat Belanja 5,1 Triliun Rupiah
Selasa, 28 Jul 2026, 00:03 WIBLONDON â Tottenham Hotspur menunjukkan keseriusan untuk bangkit dari keterpurukan dengan melakukan belanja pemain terbesar dalam sejarah klub. Setelah dua musim berturut-turut finis di peringkat ke-17 Liga Inggris, Spurs menggelontorkan dana sekitar 237 juta pound sterling atau setara 5,1 triliun rupiah untuk memperkuat skuad jelang musim 2026-2027.
Bek asal Belanda Micky van de Ven menilai investasi besar tersebut menjadi bukti nyata bahwa Tottenham kini memiliki ambisi baru untuk kembali bersaing di papan atas. Menurutnya, suasana di dalam tim berubah drastis dibandingkan musim lalu yang penuh tekanan.
Musim lalu Tottenham baru memastikan bertahan di Liga Inggris pada laga terakhir. Pengalaman tersebut meninggalkan luka mendalam bagi seluruh elemen tim. Kini, di bawah pelatih baru Roberto De Zerbi, Spurs bertekad membuka lembaran baru.
Keinginan De Zerbi untuk membangun "tim impian" mendapat dukungan penuh dari manajemen. Sejumlah pemain berkualitas telah didatangkan, seperti gelandang Sandro Tonali dari Newcastle United, Mateus Fernandes dari West Ham United, serta bek tengah Belanda Jan Paul van Hecke dari Brighton & Hove Albion. Tottenham juga diyakini masih akan aktif di bursa transfer.
"Sangat menyenangkan melihat klub melakukan banyak perubahan. Anda bisa melihat bahwa klub memiliki ambisi baru," ujar Van de Ven kepada BBC Sport saat Tottenham menjalani tur pramusim di Sydney.
"Hal itu sangat penting bagi para pemain yang sudah lama berada di sini. Musim lalu adalah musim yang penuh tekanan dan hasilnya benar-benar tidak bisa diterima. Kini kami ingin meninggalkan semua itu dan memasuki musim baru dengan semangat yang benar-benar baru."
Tak hanya memperkuat komposisi pemain, Tottenham juga akan mengubah identitas permainan di bawah De Zerbi. Pelatih asal Italia itu dikenal sebagai sosok yang mengutamakan penguasaan bola dan sepak bola menyerang, berbeda dengan penampilan Spurs musim lalu yang kerap dinilai monoton dan minim kreativitas.
Van de Ven meyakini perubahan filosofi tersebut akan membuat Tottenham lebih kompetitif sekaligus menghadirkan hiburan bagi para pendukung.
"Kami akan lebih banyak menguasai bola dan benar-benar memainkan sepak bola. Saya pikir pertandingan kami juga akan jauh lebih menarik untuk ditonton karena kami akan bermain lebih ofensif," kata bek berusia 25 tahun itu.
Ia menambahkan, kehadiran De Zerbi membawa energi positif yang sempat hilang setelah musim yang mengecewakan.
"Memang itu yang kami butuhkan. Semua orang sempat merasa terpuruk setelah musim lalu. Dia membawa energi yang sangat positif dan selama pramusim kami memiliki cukup waktu untuk menerapkan filosofi permainannya. Itu benar-benar menyenangkan."
De Zerbi mengambil alih kursi pelatih Tottenham ketika kompetisi musim lalu tinggal menyisakan tujuh pertandingan. Dalam periode singkat tersebut, ia mampu mempersembahkan tiga kemenangan yang membantu Spurs mengakhiri musim dengan selisih dua poin di atas West Ham United, tim yang menempati posisi ke-18.
Kini, dengan suntikan dana transfer sekitar Rp5,1 triliun dan skuad yang jauh lebih kompetitif, Tottenham berharap mampu menghapus kenangan buruk musim lalu sekaligus kembali menjadi penantang serius di Liga Inggris.
- Klub Liga Inggris
- tottenham hotspur
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tembus Rp2,04 Triliun! Tottenham Pecahkan Rekor Transfer Termahal demi Angkut Pemain Ini
-
Pesawat Angkut AN-32 Milik Militer India Jatuh dan Terbakar di Lanud Jorhat
-
Helm Pintar Pendeteksi Kantuk untuk Pemotor
-
Tim SAR evakuasi dua pendaki tersesat di Banggai kondisi selamat
-
Dapatkan Gratisan Mewah! Siasat Tottenham Amankan Marcos Senesi Bikin Bournemouth Gigit Jari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.