Ajang Pocari Sweat Run Indonesia Gerakkan Ekonomi dan Sport Tourism di Bandung
Senin, 21 Sep 2026, 14:05 WIBBANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan olahraga sebagai bagian dari penggerak ekonomi dan pariwisata olahraga (sport tourism) di Kota Bandung.
Hal itu disampaikan Farhan saat memberikan sambutan di acara lunch gathering Pocari Sweat Run 2026 di Pendopo Kota Bandung, Sabtu (19/9) lalu.
Menurut dia, berbagai agenda olahraga yang digelar di Kota Bandung tidak sekadar menjadi kompetisi tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Wali Kota Farhan menyebut Kota Bandung dalam beberapa tahun terakhir semakin aktif menjadi tuan rumah berbagai kegiatan olahraga baik berskala nasional maupun internasional.
âEvent olahraga tidak sekadar event. Percaya atau tidak, tahun lalu kita menjadi tuan rumah kejuaraan internasional bridge. Yang datang sekitar 900 orang,â kata Wali Kota Farhan.
Menurut dia, meski olahraga bridge memiliki karakter pertandingan yang tenang dan tidak banyak diketahui masyarakat, kegiatan tersebut tetap memberikan dampak terhadap perekonomian kota.
âKetika mereka bermain bridge harus tenang, makanya orang tidak banyak tahu. Tetapi itu menciptakan pergerakan ekonomi,â ujar dia.
Wali Kota Farhan mengatakan agenda olahraga di Kota Bandung akan semakin padat. Selain Pocari Sweat Run Indonesia Bandung juga akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat bersama sejumlah daerah lainnya. Tak hanya itu, pada Desember mendatang juga akan digelar Jambore Sepeda Lipat Nasional.
âBandung akan semakin ramai menjadi tuan rumah berbagai kegiatan olahraga, baik yang kompetitif maupun yang berbentuk sport tourism,â ucap dia.
Wali Kota Farhan menilai kehadiran Pocari Sweat Run Indonesia sejak 2017 telah memberikan manfaat bagi Kota Bandung. Dalam dua tahun terakhir, Pemkot Bandung bahkan terlibat langsung dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut melalui kolaborasi bersama pihak penyelenggara.
Selain itu, Wali Kota Farhan juga menyoroti aspek keamanan peserta, khususnya pelari yang melaksanakan ibadah salat Subuh di masjid-masjid sepanjang rute.
Ia mengaku mendapat laporan pada pelaksanaan sebelumnya terdapat dua pelari yang tidak dapat mengikuti lomba karena kehilangan sepatu setelah melaksanakan salat Subuh.
âSaya sangat terkesan karena pengamanan masjid sangat baik. Beberapa bulan lalu ada dua pelari yang menangis karena tidak bisa mengikuti lomba karena sepatunya hilang setelah salat Subuh. Menurut saya, itu tidak boleh terjadi lagi,â kata Wali Kota Farhan.
Untuk mencegah kejadian serupa, Pemkot Bandung telah mengkoordinasikan camat, lurah serta Linmas di wilayah yang berada di sekitar lintasan lomba.
Wali Kota Farhan meminta seluruh unsur kewilayahan memastikan keamanan barang milik peserta yang menggunakan fasilitas masjid selama kegiatan berlangsung.
âSelama dua hari ini, kalau ada peserta yang menumpang salat di masjid, tidak boleh ada satu pun barang yang hilang,â tegas dia.
Wali Kota Farhan juga turut mengingatkan adanya sejumlah titik yang perlu mendapat perhatian khusus atau pinch point selama pelaksanaan lomba.
Pemkot Bandung bersama penyelenggara juga telah melakukan penyesuaian terhadap rute, meski pada akhirnya sebagian besar rute lama tetap digunakan.
Ia meminta peserta berhati-hati ketika melewati sejumlah persimpangan, termasuk kawasan di bawah jalan layang.
Selain keamanan, Wali Kota Farhan juga mengapresiasi interaksi antara pelari dengan pengguna jalan. Menurut dia, komunikasi yang baik antara peserta, marshal dan masyarakat menjadi salah satu kunci kelancaran kegiatan.
âPara pelari juga saya lihat berinteraksi dengan para pengendara dengan baik. Kekhawatiran bahwa marshal akan ikut emosi juga tidak terjadi,â tutur dia. ils/I-1
- sport tourism
- Pocari Sweat Run 2026
- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pemkab Bekasi Tambah Kuota Penerima Banpin Jadi 200 Orang
-
Kebakaran di Blok Ranu Kembang, Sebanyak 170 Pendaki Semeru Dievakuasi dalam Kondisi Aman
-
Kebakaran Gunung Semeru: Ratusan Pendaki Masih Berada di Ranu Kumbolo, Harus Dievakuasi
-
Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar
-
Pemkab Wakatobi Gaet Pelaku Industri Wisata Bali untuk Perkuat Jaringan Pemasaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.