Cuaca Ekstrem Pengaruhi Produksi Perikanan Tangkap di PPN Kwandang

Selasa, 28 Jul 2026, 09:55 WIB

GORONTALO – Cuaca ekstrem atau berangin kencang dan bergelombang tinggi, mempengaruhi produksi perikanan tangkap di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

"Saat ini produksi ikan mengalami penurunan, dampak dari cuaca berangin kencang dan gelombang tinggi," kata Ketua Tim Kerja (Katimja) Kesyahbandaran PPN Kwandang Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo Rustam Abdullah di Gorontalo, Selasa (28/7).

Ket. Foto: Aktivitas bongkar muat ikan oleh nelayan yang diawasi petugas pegawai PPN Kwandang Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. — Sumber: ANTARA

Ia mengatakan di waktu normal, rata-rata pendaratan ikan dalam sehari mencapai 20 ton, namun saat ini turun di kisaran delapan sampai 10 ton per hari.

"Kadang-kadang masih bisa sampai 15 ton, namun sesekali saja," kata dia.

Produksi perikanan tangkap di pendaratan ikan tersebut, dipasok oleh kapal-kapal ikan yang sandar di Pelabuhan Kwandang, termasuk dari perahu nelayan yang datang dari desa-desa pesisir setempat, seperti dari Kecamatan Ponelo Kepulauan.

Khusus kapal ikan di atas 10 Gross Ton (GT) mencapai sembilan unit, sementara kapal di bawah 10 GT yang beroperasi di PPN Kwandang mencapai 59 unit.

Menghadapi cuaca ekstrem, pihaknya terus menyampaikan imbauan langsung kepada para nakhoda kapal untuk memperhatikan cuaca.

Adapula disampaikan melalui pemberitahuan yang ditempelkan dalam surat persetujuan berlayar akan cuaca.

Selain itu kata Rustam, setiap hari pihaknya menyampaikan imbauan tersebut melalui pengeras suara di lokasi pelabuhan.

"Pemberitahuan melalui pengeras suara, kami sampaikan setiap jam di area pelabuhan. Seluruh nakhoda diminta tertib mematuhinya untuk mencegah kecelakaan saat melaut mengingat cuaca ekstrem dapat berlaku kapan saja," kata Rustam.

  • Cuaca Ekstrem
  • Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Pusat Keuangan, PFII Dibangun dengan Konsep “Financial Hub Plus”

UMKM Minim Jaminan Jangan Lagi Tersisih, OJK Dorong Skema Baru Kredit

Anak-anak hingga Lansia Jombang Sambut Hangat Lambaian Prabowo di Atas Maung

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis NU dalam Menjaga Stabilitas dan Masa Depan Bangsa

Berkibarlah Umbul-umbul Caruban Nagari Cirebon, Selembar Kain Pemersatu Kemenangan di Sunda Kelapa

Kabar Mengejutkan dari China! Hampir 100 Warga Hilang akibat Banjir Bandang

“Superman: Man of Tomorrow” Selesai Proses Syuting, Jadwal Tayang 9 Juli 2027

Alita dan PLN Electricity Services Kolaborasikan Teknologi untuk Perkuat Infrastruktur Listrik

Undian Liga Champions 2026-27: Skenario Terbaik dan Terburuk Arsenal, Manchester United, serta Manchester City

Bukan Sekadar Pelayanan! DKI Minta RSUD Budhi Asih Budayakan Keterbukaan Informasi

51 Macan Tutul Jawa Teridentifikasi di Gunung Halimun Salak, Termasuk 3 Anakan.

Hati-hati! Penelitian Ungkap Cangkir Biodegradable Sekali Pakai Ternyata Hasilkan Lebih Banyak Mikroplastik

Kabut Asap Makin Parah dan Mengkhawatirkan! Dinkes Kalsel Gerak Cepat Dirikan Rumah Oksigen untuk Warga

Ericsson Perkuat Ekosistem Inovasi Digital Indonesia lewat 5G Innovation Center

Misteri Perahu Hilang di Teluk Cenderawasih, Tim SAR Dikerahkan untuk Pencarian

Jangan Nekat Keluar Rumah! Dinkes Kalsel Minta Warga Tunda Aktivitas saat Kabut Asap Meningkat

Pegadaian Bawa Pulang Penghargaan Internasional, Sukuk Rp1,75 Triliun Jadi Sorotan di Kuala Lumpur

Cove Ungkap Tren Hunian Gen Z dan Milenial: Makin Pilih Sewa 1–3 Bulan

Kaltim Dikepung 14.795 Titik Panas, BPBD Perketat Pengawasan Karhutla

Taekwondo Indonesia Harumkan Merah Putih di 2026 China Open, Tampil Gemilang di Hunan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.