Pemerintah Kota Batam Nyatakan Pembangunan 16 Kopdes Merah Putih Rampung

Senin, 27 Jul 2026, 12:01 WIB

BATAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyebut pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di kota itu menunjukkan progres yang cukup cepat dengan 16 unit telah rampung dibangun.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan Batam termasuk daerah dengan percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih yang cukup baik, terutama dalam penyediaan lahan.

Ket. Foto: Tampak Kopdes Merah Putih di Sei Pelunggut yang telah rampung dibangun di Batam, Kepri (19/5/2026). — Sumber: ANTARA

"Alhamdulillah, dari sisi percepatan penyediaan lahan kita termasuk yang progresnya cukup cepat. Beberapa waktu lalu pihak Kodim (Komando Distrik Militer) menyampaikan, dari 64 kelurahan di Batam saat itu sudah ada 42 kelurahan yang lahannya tersedia. Seiring waktu, sebagian sudah mulai dibangun," katanya di Batam, Senin (27/7).

Menurut Amsakar, capaian tersebut menunjukkan target pemerintah daerah berjalan seiring dengan realisasi di lapangan.

Ia mengatakan berbagai persoalan, terutama terkait penyediaan lahan, terus diupayakan agar pembangunan koperasi dapat berjalan sesuai rencana.

"Kalau berbicara target dan kinerja, target kita dan kinerja kita sudah berjalan seiring. Tim siang malam terus memikirkan bagaimana menyelesaikan persoalan lahan agar pembangunan bisa dipercepat," kata wali kota itu.

Berdasarkan data Diskum Batam, lahan yang digunakan untuk pembangunan Kopdes Merah Putih bervariasi antara lahan Pemkot Batam, BP Batam maupun hibah dari pihak ketiga.

Amsakar menjelaskan setelah pembangunan selesai, pengelolaan koperasi sepenuhnya menjadi kewenangan pengurus koperasi sebagai badan usaha yang dibentuk masyarakat.

"Operasional koperasi menjadi ranah otonom pengelola. Pemerintah daerah tugasnya memberikan dukungan, terutama penyediaan lahan serta membantu dan mengasistensi bila diperlukan. Selebihnya menjadi kewenangan badan usaha koperasi sesuai mekanisme rapat anggota," ujarnya.

Ia juga meluruskan informasi mengenai Koperasi Merah Putih di Pulau Buluh yang sempat dikabarkan tidak lagi beroperasi.

Menurutnya, koperasi tersebut masih berjalan, hanya lokasi usaha yang disewa sebelumnya sudah tidak digunakan.

"Yang tutup itu tempat yang disewa, bukan koperasinya. Pengurusnya tetap ada dan koperasinya tetap berjalan. Nantinya setelah lokasi permanennya dibangun, mereka akan kembali beroperasi di sana. Bahkan kami juga mendapat informasi akan ada dukungan permodalan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam Salim mengatakan hingga kini sebanyak 16 koperasi telah selesai dibangun secara fisik.

"Sudah terbangun kondisi fisik sebanyak 16 koperasi yang selesai 100 persen," ujarnya.

Salim menambahkan Kopdes Merah Putih di Pulau Buluh telah memiliki lahan sendiri, namun pembangunan fisiknya belum dimulai.

“Untuk di Pulau Buluh sudah ada lahannya tapi nanti masuk ke pembangunan tahap kedua. Kini masih fokus ke tahap satu yakni 42 kopdes,” kata dia.

  • Pemkot Batam
  • Kopdes Merah Putih

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

Polisi Buru Pemodal Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

Gempa M4,8 Guncang Perairan 84 Km Timur Laut Ruteng Manggarai NTT.

Rumah Adat di Kawasan Wisata Sade Lombok Terbakar.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.